Perbankan

Top! Laba BRI Melejit 85,40 Persen pada Januari 2026

Poin Penting

  • Laba bersih BRI (bank only) Januari 2026 mencapai Rp3,72 triliun, melonjak 85,40 persen yoy dari Rp2 triliun pada Januari 2025
  • Penyaluran kredit tumbuh 11,95 persen yoy menjadi Rp1.354,08 triliun, melampaui target pertumbuhan tahunan perseroan di kisaran 7–9 persen
  • DPK naik 9,96 persen yoy menjadi Rp1.495,69 triliun, mendorong total aset BRI meningkat 7,72 persen yoy menjadi Rp1.967,68 triliun.

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatat laba bersih tahun berjalan secara bank only pada Januari 2026 sebesar Rp3,72 triliun.

Angka ini melonjak sebesar 85,40 persen secara tahunan (year on year/yoy) bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya atau Januari 2025 yang hanya sebesar Rp2 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan BRI, perolehan laba per Januari 2026 tersebut ditopang oleh penyaluran kredit yang mencapai Rp1.354,08 triliun, naik 11,95 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama Rp1.209,51 triliun. Capaian ini melampaui target tahunan perseroan yang berada di level 7-9 persen di 2026.

Baca juga: Strategi BRI Genjot Pertumbuhan Dana Murah

Realisasi kredit itu mengalir ke kantong BBRI sebagai pendapatan bunga yang mencapai Rp13,24 triliun atau naik 1,90 persen yoy, dibandingkan Januari 2025 yang senilai Rp12,99 triliun.

Sementara, beban bunga mengalami penurunan sebesar 15,21 persen yoy menjadi Rp3,45 triliun. Rp4,07 triliun Sehingga, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) BRI menjadi Rp9,78 triliun, meningkat  9,71 persen yoy dari Januari 2025 yang senilai Rp8,92 triliun.

Baca juga: BRI Mau Gelar RUPST 10 April 2026, Siap Tebar Dividen Jumbo?

Dari sisi penghimpunan, dana pihak ketiga (DPK) BRI terkumpul Rp1.495,69 triliun di Januari 2026, naik 9,96 persen dibanding tahun sebelumnya. Jika dirinci, komposisi giro Rp458,41 triliun, tabungan Rp586,84 triliun, dan deposito Rp450,44 triliun.

Sejalan dengan kinerja tersebut, total aset BRI naik 7,72 persen yoy dari Rp1.826,72 triliun pada Januari 2025 menjadi Rp1.967,68 triliun pada Januari 2026. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Mudik Tenang dan Nyaman, Tugu Insurance Hadirkan Asuransi t mudik

Poin Penting Tugu Insurance meluncurkan asuransi mikro t mudik (konvensional dan syariah) untuk memberikan perlindungan… Read More

10 mins ago

Airlangga Beberkan Jurus Pemerintah Jaga Daya Beli di Awal 2026

Poin Penting Pemerintah menggulirkan stimulus fiskal dan bansos sejak awal 2026 untuk menjaga daya beli;… Read More

18 mins ago

Nilai Transaksi Mandiri Agen Capai Rp3,5 Triliun di Januari 2026

Poin Penting Frekuensi transaksi Mandiri Agen naik 44 persen yoy menjadi 2,34 juta pada Januari… Read More

32 mins ago

APPBI Bidik Transaksi BINA Lebaran 2026 Tembus Rp53 Triliun

Jakarta –  Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) membidik transaksi penjualan pada program BINA (Belanja di… Read More

52 mins ago

Bank Mega Adakan Acara Berbagi Berkah Dalam Kepedulian

Program ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat dalam mempersiapkan Hari Raya Idul Fitri. Mega… Read More

3 hours ago

IHSG Jelang Akhir Pekan Ditutup Bertahan Melemah 1,62 Persen ke Posisi 7.585

Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,62 persen ke level 7.585,68 pada perdagangan 6 Maret 2026… Read More

5 hours ago