News Update

Top! BCA Borong 4 Medali Emas di Ajang ICQCC 2024

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) diwakili empat tim dari Divisi e-Channel & Settlement Services (CSV) kembali mencatatkan prestasi dengan meraih empat gelar juara medali emas di kompetisi International Convention on Quality Control Circles (ICQCC) 2024 di Kolombo, Sri Lanka.

Di ajang ICQCC 2024, keempat tim dari BCA berkompetisi dengan 2.000 lebih peserta dari 14 negara. Tim BCA menampilkan inovasi implementasi Payment Status Request (PSR), Auto-Reverse, One Stop Reconciliation App (OSRA), dan Robotic Process Automation (RPA).

Inovasi tersebut mendapatkan aprasiasi tertinggi sekaligus mengukuhkan posisi BCA sebagai lembaga perbankan dengan kultur yang mengedepankan inovasi dan mendorong talenta untuk terus berprestasi.

EVP e-Channel & Settlement Services BCA Reni Septiana mengatakan penghargaan ini perwujudan dari komitmen BCA untuk terus berinovasi demi memberikan layanan terbaik bagi nasabah. Dedikasi tim BCA terlihat dari keberhasilan empat inovasi untuk mendukung BI-FAST.

Baca juga: Laba BCA Digital Terbang 532,7 Persen per September 2024, Ini Pendorongnya
Baca juga: Outstanding Paylater BCA Melonjak 169 Persen di Kuartal III 2024

Pertama, Smart OCR Robotic untuk mendukung proses transfer kolektif di cabang. Kedua, transformasi proses untuk mengakomodir transaksi abnormal tarik tunai, setor tunai dan VA One Klik. Sedangkan yang ketiga adalah pengembangan manajemen pemesanan di aplikasi Incash dengan memanfaatkan machine learning sehingga ketersediaan uang pada mesin CRM BCA selalu optimal.

“Penggunaan tiga sistem untuk mendukung BI-FAST dicetuskan dengan tujuan meningkatkan kualitas transaksi via metode tersebut, dan mempercepat rekonsiliasi transaksi. Kemudian, Smart OCR Robotic muncul dengan tujuan mendukung proses transfer kolektif di cabang agar berlangsung lebih cepat dan akurat,” ujarnya.

Dia melanjutkan, inovasi transformasi proses lahir untuk mengatasi transaksi abnormal tarik tunai, setor tunai dan via VA One Klik. Teknologi ini diharapkan bisa menyelesaikan tantangan teknis dalam proses transaksi secara akurat dan cepat.

Terakhir, penggunaan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan machine learning dirancang untuk mengoptimalkan ketersediaan uang tunai di mesin setor tarik atau CRM BCA.

“Solusi ini membantu memastikan ketersediaan uang tunai tetap terjaga,” katanya.

ICQCC 2024 diselenggarakan Sri Lanka Association for Advancement of Quality & Productivity (SLAAQP). Mengusung tema Beyond Boundaries: A Quest for Quality, Productivity & Innovation, ajang ini ditujukan sebagai wadah berbagi ide dan inovasi terkait teknologi di bidang peningkatan kualitas dan produktivitas. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

5 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

5 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

6 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

10 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

19 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

19 hours ago