Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan pada Januari 2025 seluruh pemilik kendaraan bermotor baik mobil dan motor di Indonesia diwajibkan untuk memiliki asuransi pihak ketiga atau Third Part Liability (TPL).
Menanggapi hal tersebut, Chief Distribution Officer PT Tokio Marine Indonesia (TMI), Muhammad Ali, menyatakan, akan mendukung keputusan yang diambil OJK terkait dengan asuransi TPL tersebut.
“Jadi dari sisi kita, kita sih follow aja sih. Jadi Tokio Marine ready. Tokio Marine ready untuk ikut dalam program asuransi TPL itu,” ucap Ali kepada media di Jakarta, 20 Agustus 2024.
Baca juga: Asuransi Tokio Marine Luncurkan Produk UKM Partner, Bidik 50.000 Nasabah
Meski begitu, Ali menjelaskan, hingga saat ini belum terdapat pembicaraan lebih lanjut terkait penetapan harga premi untuk asuransi TPL tersebut.
Ia pun memberikan tanggapan terkait dengan masyarakat yang merasa keberatan jika asuransi wajib kendaraan tersebut akan diwajibkan bagi seluruh masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor. Menurutnya regulator telah melakukan studi sebelum mengeluarkan aturan yang terkait.
“Tapi pastinya pemerintah atau regulator itu sudah melakukan studi ya. Sebelum mengeluarkannya. Jadi ada hal-hal mungkin positif yang bisa diambil dari ini. Karena juga belajar dari asuransi di luar negeri ya,” imbuhnya.
Baca juga: RI Ketinggalan, Asuransi Wajib TPL Sudah Lama Diterapkan di Negara Lain
Lebih lanjut, ia menambahkan, penetapan asuransi wajib tersebut dapat dilakukan untuk melindungi para pejalan kaki, maupun penduduk lainnya yang tidak memiliki kendaraan bermotor.
Adapun, TMI mencatat pendapatan premi dari asuransi kendaraan bermotor hingga saat ini menduduki posisi ketiga sebagai sektor pendapatan asuransi terbesar dengan porsi sekitar 17-20 persen, setelah asuransi kebakaran dan asuransi margin cargo. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More