Keuangan

Tok! RUPST JMA Syariah Sepakati Absen Tebar Dividen

Jakarta – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022, PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JAM Syariah) sepakat tidak membagikan dividen dari laba. Padahal, kinerja perseroan cukup positif dengan meraih laba bersih Rp1,5 miliar.

Basuki Agus, Direktur Utama JMA Syariah menjelaskan, bahwa pertimbangan tidak membagi dividen tahun buku 2022 terkait dengan cadangan minimal perusahaan.

“Tadi udah diputuskan karena labanya belum mencapai cadangan minimal 20%. Jadi, laba perusahaan tidak dibagikan menjadi dividen,” ungkap Basuki dalam konferensi pers RUPST 2022 JMA Syariah di Jakarta, Senin, 26 Juni 2023.

Dia menjelaskan, raihan laba bersih yang didapat pada 2022 sebesar Rp1,5 miliar tersebut memang meningkat 16,19% dibanding tahun sebelumnya yang berada di level Rp1,28 miliar

Laba perusahaan tersebut ditopang oleh pendapatan kontribusi yang tumbuh 38,59% year-on-year (yoy) dari Rp100,64 miliar pada 2021, menjadi Rp139,48 miliar pada 2022.

“Di tahun 2022 kami mendapatkan surplus sebesar Rp4 miliar untuk dana tabarru,” ujarnya.

Kemudian, dana investasi peserta juga ikut tumbuh 21,30% yoy dari Rp19,19 miliar menjadi Rp23,28 miliar.

Pun demikian dari sisi aset, JMA Syariah berhasil mencatatkan aset sebesar Rp293,11 miliar. Angka ini naik 17,69% yoy dari Rp249,05 miliar. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

2 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

3 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

4 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

5 hours ago