News Update

Tok! LPS Pangkas Tingkat Bunga Penjamin Jadi 3,5 Persen

Jakarta – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan memangkas tingkat bunga penjaminan simpanan bank umum sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,5 persen. Kebijakan ini berlaku mulai 1 Oktober 2025 hingga 31 Januari 2026.

Sementara itu, untuk simpanan di Bank Perekonomian Rakyat (BPR), tingkat bunga penjaminan juga diturunkan menjadi 6 persen. Adapun tingkat bunga penjaminan simpanan valuta asing (valas) pada bank umum ditetapkan sebesar 2 persen.

“Tingkat bunga penjamin ini akan dievaluasi secara berkala dan terbuka untuk disesuaikan sewaktu-waktu dalam hal terdapat perubahan kondisi perekonomian, perbankan dan pasar keuangan yang signifikan,” ujar Plt Ketua Dewan Komisioner LPS, Didik Madiyono dalam konferensi pers, Senin, 22 September 2025.

Baca juga: Tok! LPS Pangkas Suku Bunga Penjaminan Jadi 3,75 Persen

Menurut Didik, keputusan pemangkasan bunga penjaminan mempertimbangkan tren penurunan suku bunga simpanan (SBP) ke depan, likuiditas perbankan yang masih longgar, serta cakupan penjaminan simpanan yang memadai.

Selain itu, kebijakan ini juga memberi ruang bagi perbankan dalam mengelola suku bunga simpanan.

Baca juga: Purbaya Jadi Menkeu, DPR Harus Segera Seleksi Pimpinan LPS  

Sebelumnya, pada periode 28 Agustus hingga 30 September 2025, LPS telah menurunkan bunga penjaminan simpanan bank umum menjadi 3,75 persen, BPR sebesar 6,25 persen, sementara bunga penjaminan valas di bank umum tetap di 2,25 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan Raja Yordania, Ini Rinciannya

Poin Penting Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II membahas upaya mendorong perdamaian Gaza dan stabilitas… Read More

41 seconds ago

Belum Ada Putusan Tunda Impor Pikap India, Agrinas Tunggu Arahan Pemerintah

Poin Penting Hingga kini belum ada keputusan resmi untuk menunda impor pikap India sebanyak 105… Read More

13 mins ago

Respons BRI soal Perpanjangan Dana SAL Pemerintah di Himbara

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun di Himbara, disambut positif BRI. Dana… Read More

36 mins ago

Bank Muamalat luncurkan Tabungan Rindu Haji

Bank Muamalat kembali menghadirkan Program Rindu Haji sebagai apresiasi bagi nasabah yang berkomitmen menabung untuk… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Melemah 0,81 Persen, 450 Saham Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I ditutup di 8.255,18, turun 0,81% dari pembukaan; 450 saham terkoreksi.… Read More

1 hour ago

BRI Pasang Target Pertumbuhan Kredit 7-9 Persen Tahun Ini

Poin Penting Target kredit 2026 sebesar 7–9 persen, lebih rendah dari realisasi 2025 yang tumbuh… Read More

2 hours ago