Moneter dan Fiskal

Tok! Komisi XI DPR Setuju Destry Damayanti Jadi Deputi Gubernur Senior BI

Jakarta –  Komisi XI DPR RI menetapkan Destry Damayanti sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) periode 2024-2029 usai melaksanakan fit and proper test. Destry terpilih berdasarkan hasil musyawarah mufakat, baik pimpinan maupun anggota Komisi XI.

Adapun Destry menjadi calon tunggal untuk menjadi Deputi Gubernur Senior BI periode 2024-2029. Hal tersebut tertuang dalam Surat Presiden R-17/Pres/05/2024 yang disampaikan ke DPR RI.

Ketua Komisi XI DPR RI Kahar Muzakir memastikan bahwa Destry sangat kompeten di bidangnya. Selain itu, pengalaman yang panjang sejak kariernya di BI juga menjadi alasan tersendiri bagi DPR RI untuk memutuskan Destry menjadi Deputi Gubernur Senior BI. Apalagi ini merupakan periode kedua Destry menjabat kembali sebagai Deputi Gubernur Senior BI. 

Baca juga: Calon Tunggal, Destry Damayanti Diperkirakan Mulus Jadi Deputi Gubernur Senior BI

“Jadi tadi fit and proper test apakah dia (Destry) pantas untuk menduduki jabatan tersebut menurut kawan-kawan-kawan (Anggota Komisis XI) tadi berdasarkan paparannya pantas dan cocok untuk jabatan tersebut. Wong ini periode kedua, dan sudah ada keputusan tadi,” ujar Kahar usai menggelar rapat internal di DPR, Senin, 3 Juni 2024.

Dengan keputusan tersebut, Destry akan kembali menjalankan tugasnya sebagai Deputi Gubernur Senior BI selama dua periode. Di mana masa jabatannya periode 2019-2024 akan habis pada Agustus mendatang.

Destry sendiri telah melakukan fit and proper test yang diselenggarakan oleh Komisi XI DPR RI pada Senin (3/6/2024). 

Dalam paparannya, dia memiliki visi misi yani tiga game changer untuk mendukung perekonomian Indonesia yakni, pengembangan pasar uang dan pasar valas, penguatan sistem pembayaran pada digitalisasi ekonomi dan keuangan, serta kebijakan makroprudensial yang akomodatif dan pro growth.

Setelah ditetapkan di Komisi XI DPR RI, tahap selanjutnya, hasil keputusan tersebut akan dilaporkan oleh Komisi XI di Rapat Sidang Paripurna.

Diharapkan calon Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dapat memberikan kontribusi positif terhadap kebijakan yang akan diambil oleh Bank Indonesia ke depannya.

Baca juga: Sederet PR Berat Menanti Destry Damayanti Jika Terpilih Lagi Jadi Deputi Gubernur Senior BI

Rekam Jejak Destry Damayanti

Destry bukan sosok baru di industri keuangan nasional. Wanita kelahiran lahir 16 Desember 1963 ini mengawali karier pada 1997 ketika menjadi ekonom Citibank Indonesia.

Tiga tahun kemudian, peraih Master of Science dari Cornell University ini hijrah menjadi Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada tahun 2000-2003.

Dia juga tercatat sebagai peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006, dan Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011.

Setelah itu, dia melanjutkan kariernya sebagai Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015 dan Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada 2014-2015.

Selanjutnya, pada periode 2015-2019, Destry angkat sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Karier Destry terus menanjak. Pada 2019, dia dipercaya sebagai Deputi Gubernur Senior BI hingga saat ini. (*)

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

8 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

9 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

10 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

10 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

10 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

10 hours ago