Keuangan

Tips Tarik Tunai ATM di Thailand, Dijamin Cepat dan Mudah!

Bangkok – Saat Anda berlibur ke Thailand, tentu saja akan membutuhkan uang tunai untuk pelbagai kebutuhan seperti membeli makan, cemilan hingga oleh-oleh.

Nah, selain menukar uang di money changer, Anda juga dapat menarik tunai di ATM Thailand. Sebab, ini bisa menjadi solusi jika tiba-tiba kehabisan uang Baht.

Baca juga : Transaksi Kartu ATM Makin Menyusut, Masyarakat Lebih Pilih QRIS

Lantas, bagaimana cara tarik tunai menggunakan ATM di Thailand? berikut tips yang sudah dirangkum oleh Infobanknews.

1. ATM berlogo Visa atau Mastercard

Anda bisa menemukan banyak mesin ATM di Thailand, misalnya saja seperti di kawasan wisata belanja Pratunam yang hampir ada di sepanjang jalan.

Tips pertama, pastikan Anda memiliki kartu ATM jenis Visa atau Mastercard. Apabila kartu debit milik Anda masih jenis GPN, lebih baik tukarkan terlebih dahulu di bank Indonesia sebelum ke Thailand. 

2. Masukkan PIN dan tarik sesuai nominal

Usai Anda menemukan mesin ATM, lalu masukkan kartu dan PIN Anda. Pilihlah nominal yang akan diambil. Lalu, akan muncul nominal biaya charge. 

Baca juga : DANA Hadirkan Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM, Begini Caranya

Terakhir, Anda klik YES, lalu uang akan keluar sesuai nominal yang sudah dipilih. Proses ini terbilang mudah lantaran semua ATM di sana memiliki menu pilihan bahasa Inggris. Jadi, Anda tidak akan kebingungan saat membaca aksara Thailand di layar ATM.

3. Biaya charge tarik tunai di Thailand

Biasanya, biaya penarikan tunai di ATM di Thailand dikenakan biaya admin sebesar THB220 atau sekitar Rp92 ribu yang ditarik bank Thailand. Adapun, untuk bank dari Indonesia dikenakan biaya admin senilai Rp25 ribu. 

Apabila ditotal, biaya admin penarikan uang tunai di ATM memang terbilang besar. Jadi sebaiknya lakukan sekali penarikan dalam jumlah besar. 

Itulah sejumlah tips tarik tunai ATM di Thailand. Meski mempunyai biaya charge yang tidak terlalu beda jauh dengan money changer, namun penarikan langsung melalui ATM akan lebih cepat dan mudah. (*)

Editor : Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

1 hour ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

7 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

7 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

7 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

7 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

7 hours ago