Tips & Trick

Tips Manfaatkan THR untuk Investasi Emas, Bisa Mulai dari Nominal Kecil

Poin Penting

  • Momentum THR dapat dimanfaatkan untuk mulai investasi emas yang relatif stabil dan mudah dipahami.
  • Investasi bisa dimulai dari nominal kecil dengan tujuan keuangan yang jelas, seperti dana darurat atau pendidikan.
  • Investor perlu memahami pergerakan harga emas dan memilih platform investasi yang aman serta diawasi regulator.

Jakarta – Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja di Indonesia akan segera dibayarkan menjelang Idulfitri. Berdasarkan aturan pemerintah, THR wajib diberikan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya.

Nah, momentum penerimaan THR dinilai bisa dimanfaatkan tidak hanya untuk kebutuhan Lebaran, tetapi juga untuk mulai berinvestasi. Salah satu instrumen yang kerap dipilih masyarakat adalah emas karena relatif stabil dan mudah dipahami.

Data dari World Gold Council menunjukkan sekitar 67 persen masyarakat Indonesia memiliki investasi emas dalam berbagai bentuk.

Head of Investment and Insurance DANA, Ivan Kusuma, mengatakan kebiasaan berinvestasi dapat dimulai dari nominal kecil dan dilakukan secara konsisten.

Baca juga: Update Harga Emas Hari Ini (9/3): Galeri24-UBS Stabil, Antam Anjlok Rp55.000

“Momentum THR bisa dimanfaatkan untuk mulai berinvestasi, misalnya melalui fitur DANA eMAS yang memudahkan masyarakat membeli emas secara digital,” kata Ivan dalam keterangan tertulis, Senin, 9 Maret 2026.

Ia menambahkan, kemudahan akses diharapkan dapat membantu masyarakat membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat.

Berikut beberapa tips memanfaatkan THR untuk investasi emas:

1. Tentukan tujuan investasi

Langkah awal adalah mengatur pembagian THR secara bijak. Salah satu prinsip yang dapat digunakan adalah membagi THR menjadi beberapa pos pengeluaran, misalnya 40 persen untuk kebutuhan Lebaran, 30 persen tabungan atau dana darurat, 20 persen investasi, dan 10 persen untuk kegiatan sosial atau sedekah.

“Dari porsi investasi tersebut, penting untuk menentukan tujuan yang jelas, seperti dana darurat, biaya pendidikan, atau rencana keuangan jangka panjang,” jelasnya.

Baca juga: Ini Penjelasan DJP soal Pajak THR 2026

2. Mulai dari nominal kecil

Investasi emas tidak harus dimulai dengan modal besar. Dengan menyisihkan sebagian kecil dari THR, masyarakat sudah dapat mulai membangun kebiasaan investasi secara bertahap.

Menurutnya, emas juga sering dipilih investor pemula karena dianggap sebagai instrumen investasi jangka panjang yang relatif tahan terhadap inflasi.

3. Pahami pergerakan harga emas

Meskipun dikenal stabil, harga emas tetap mengalami fluktuasi. Oleh karena itu, investor perlu memahami karakteristik emas dan memantau pergerakan harganya secara berkala.

Secara historis, harga emas cenderung menunjukkan tren positif dalam jangka panjang, terutama dalam periode lebih dari lima tahun.

4. Gunakan platform yang aman

Saat ini investasi emas dapat dilakukan secara digital melalui berbagai platform. Namun, masyarakat diimbau memilih layanan yang aman dan memiliki pengawasan regulator.

Ivan menjelaskan, fitur DANA eMAS memungkinkan pengguna membeli emas digital dengan nominal kecil serta memantau saldo dan riwayat transaksi.

Layanan tersebut berada di bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan dilengkapi sistem perlindungan transaksi. Emas digital yang dimiliki pengguna juga dapat dicetak menjadi emas fisik. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Presiden Prabowo Kunjungan Kenegaraan ke Jepang, Bahas Investasi hingga Energi

Poin Penting Presiden Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang untuk memperkuat hubungan bilateral. Pertemuan dengan… Read More

2 hours ago

Transaksi SPKLU PLN Pecah Rekor, Tembus 18.088 Kali saat Musim Mudik Lebaran 2026

Poin Penting Transaksi SPKLU PLN mencetak rekor 18.088 kali pada H+2 Idul Fitri 1447 H,… Read More

4 hours ago

Indeks Infobank15 Turun Tipis, Pergerakan Saham Bank Masih Variatif

Poin Penting IHSG turun 0,94% dan seluruh indeks utama kompak melemah. Indeks INFOBANK15 terkoreksi 1,87%… Read More

5 hours ago

Berikut 5 Saham Pemicu Melemahnya IHSG Sepekan

Poin Penting IHSG turun 0,14% dan kapitalisasi pasar BEI melemah ke Rp12.516 triliun. BBNI, EMAS,… Read More

5 hours ago

IHSG Pekan Ini Ditutup Turun 0,14 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.516 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,14% ke level 7.097,05 sepanjang pekan 25-27 Maret 2026. Kapitalisasi pasar… Read More

5 hours ago

Transaksi Qlola by BRI Tembus Rp2.141 Triliun hingga Februari 2026

Poin Penting Qlola by BRI mencatat volume transaksi Rp2.141,37 triliun hingga Februari 2026, dengan pengguna… Read More

8 hours ago