News Update

Tips Cetak Uang Lewat Media Sosial Saat Pandemi Covid-19

Wabah pandemi covid-19 telah menguncang perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Kondisi tersebut membuat banyak masyarakat kehilangan pekerjaan hingga berkurangnya penghasilan.

Namun jangan patah semangat dan hilang harapan. Terlebih vaksin sudah ditemukan dan didatangkan dari luar. Tinggal menunggu evaluasi dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM).

Sambil menunggu proses vaksinasi, berikut cara memanfaatkan media sosial sebagai mesin pencetak uang:

1 Membidik target pasar jelas

Jika kita memiliki produk atau barang yang akan dijual, tentu kita harus tau pangsa pasar kita siapa.

Setelah itu langkah selanjutnya adalah membuat group di media sosial seperti Facebook dan lain-lain dengan mengangkat tema spesifik sesuai barang yang akan dijual. Selain itu, jika malas membuat group, kita juga bisa masuk ke forum jual beli barang di media sosial sesuai spesifikasi produk kita. Misalnya produk kecantikan, cari forum jual beli produk kecantikan, dan kita bisa gabung dan memasarkan produk kita.

2 Buat judul pemasaran unik dan foto yang menarik

Mengelola media sosial tidak terlalu sulit. Tinggal bagaimana kita bisa mengundang atau mencari teman sebanyak mungkin. Setelah itu yang harus dilakukan adalah update status unik dan tampilkan foto yang menarik pada produk yang akan dijual.

3 Update foto profil secara berkala dan munculkan sesuatu yang baru

Update foto profil secara berkala, akan terlihat ditimeline teman di media sosial. Jika pengguna media sosial melihat update akun secara rutin, ada peluang untuk membuka akun sosmed kita.

4 Maksimalkan hastag

Semakin banyak hastag, maka membuat orang semakin mudah mencari produk di media sosial seperti Instagram, Facebook, dan lain sebagainya.

5 Maksimalkan layanan yang memuaskan

Dalam berbisnis, membuat pelanggan sangat senang adalah wajib hukumnya. Hal itu akan membuat produk kita semakin banyak direkomendasi orang.

Hal-hal kecil seperti respon cepat, ramah dan sabar dengan menanggapi setiap pertanyaan orang menjadi salah satu hal yang wajib dilakukan. Setelah itu, pengiriman dan pemaketan harus cepat dan rapi. Dengan begitu tingkat kepuasa konsumen akan tinggi bukan tidak kungkin toko online kita direkomendasikan ke orang lain. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Industri BPD Didorong Adopsi Agentic AI untuk Akselerasi Transformasi Digital

Poin Penting Industri BPD didorong mengadopsi agentic AI untuk meningkatkan efisiensi, keamanan siber, kepatuhan, dan… Read More

31 mins ago

PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Lewat PLN Mobile Selama Ramadan 2026

Poin Penting PLN beri diskon 50% tambah daya listrik via PLN Mobile selama 25 Februari–10… Read More

1 hour ago

DPK BTN Pontianak Tumbuh 11,8 Persen di 2025, FUM Naik 18 Persen YoY

Poin Penting DPK BTN Pontianak tumbuh 11,8% menjadi Rp444 miliar pada 2025, didorong peningkatan dana… Read More

1 hour ago

Dies Natalis ke-57, Perbanas Institute Tegaskan Komitmen Transformasi dan Inovasi Akademik

Poin Penting Perbanas Institute menegaskan komitmen transformasi dan inovasi akademik di usia ke-57 tahun untuk… Read More

2 hours ago

BCA Siapkan Uang Tunai Rp65,7 Triliun Selama Lebaran 2026

Poin Penting BCA menyiapkan Rp65,7 triliun uang tunai untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah selama Ramadan… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Apresiasi Perpanjangan Penempatan Dana SAL hingga September 2026

Poin Penting Bank Mandiri apresiasi perpanjangan dana SAL hingga September 2026 untuk memperkuat likuiditas dan… Read More

4 hours ago