Momen Natal sangat ditunggu-tunggu bagi umat kristiani. Khususnya Natal tahun ini. Meski Natal tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena ada pandemi covid-19. Namun hal tersebut tidak menghalangi kebahagiaan umat kristiani dalam merayakan Natal tahun ini.
Banyak hal yang bisa dilakukan untuk merayakan Natal tahun ini, meski harus di rumah saja.
Berikut tiga hal yang bisa dilakukan mengisi perayaan Natal di rumah dengan aman.
1 Menonton film dan bernyanyi bersama keluarga
Menonton film dan bernyayi bersama keluarga di hari Natal menjadi salah satu momen yang cukup mengasikan dan aman, meski tidak bisa bepergian atau berbelanja seperti biasa. Hal ini juga bisa dijadikan momen menjaga kedekatan satu sama lain untuk mengisi hari Natal yang tentunya dihiasi kebahagiaan dengan berbagi kado
2 Menghias pohon Natal bersama
Pohon natal merupakan sesuatu yang identik dengan perayaan natal. Adanya pohon natal membuat suasana Natal menjadi lebih baik. Menghias pohon natal bersama keluarga, dapat membuat perayaan natal menjadi lebih bermakna dan sangat berbeda.
3 Lakukan video call dengan keluarga atau teman
Cara paling aman untuk merayakan Natal bersama keluarga dan kerabat adalah secara online, baik melalui Zoom, WhatsApp, Skype atau aplikasi panggilan video lannya. Cara ini membantu menghindari kerumunan dan kontak fisik yang bisa menularkan virus corona. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More