UMKM; Perlu dukungan modal. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–PT Bank Sinarmas, Tbk (Bank Sinarmas) menggandeng Perusahaan berbasis teknologi dengan produk keuangan online yaitu MODALKU.
Kerja sama ini untuk meningkatkan peran dan fungsi masing-masing dalam mendukung pembiayaan dan pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia.
Direktur Utama Bank Sinarmas, Freenyan Liwang menjelaskan, kerja sama Bank Sinarmas dengan MODALKU tersebut merupakan wujud support Bank
Sinarmas terhadap sektor UKM di Indonesia. “Pemberdayaan UKM yang dilakukan oleh Bank Sinarmas untuk menjaring nasabah dengan cara yang lebih cepat dan mudah,” katanya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu 17 Februari 2016.
Bank Sinarmas akan menjadi escrow agent yang akan mengelola rekening penampungan selama proses pemberian pinjaman berlangsung. Menurut Soejanto, bisnis UKM di Indonesia sangat berkembang, namun mereka mengalami kesulitan dari sisi pembiayaan. Melihat potensi yang ada tersebut, Bank Sinarmas melihat bahwa MODALKU merupakan partner strategis untuk menjaring nasabah-nasabah secara online.
Dengan produk online yang dimiliki oleh MODALKU, Bank Sinarmas dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki MODALKU. Kerja sama ini juga melanjutkan komitmen Bank Sinarmas dalam mengembangkan digital financial initiatives, serta menunjukkan keseriusannya dalam membangun serta mengembangkan sektor UKM yang masih kurang mendapatkan perhatian. Kedua pihak menyadari akan tingginya potensi perputaran dana yang berada pada sektor UKM yang berperan sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia.
Freenyan Liwang menambahkan ekonomi Indonesia akan tumbuh menjadi top 10 dunia di tahun 2025 apabila lebih banyak investasi dilakukan di manufaktur, perkembangan, infrastruktur, dan urbanisasi.
“Kami ingin mengambil bagian dari solusi digital financial initiatives dan bukti dukungan dan kepercayaan kami kepada UKM untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” kata Freenyan.
Sesuai dengan rencana bisnis, Bank Sinarmas pada tahun 2016 akan menyalurkan pembiayaan untuk sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah sebesar Rp2,2 triliun.
Iwan Kurniawan, Chief Operations Officer MODALKU menambahkan dengan memastikan semua pendanaan dilakukan secara benar, akun Escrow dipercaya akan meningkatkan tingkat kepercayaan pemberi pinjaman dalam kegiatan pinjam-meminjam langsung. (*) Ria Martati
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More