Bogor – Bank pembangunan derah (BPD) kerap menghadapi tantangan dalam hal pengembangan teknologi informasi. Padahal, di era sekarang ini, inovasi dalam digitalisasi layanan diperlukan untuk menjawab perubahan perilaku nasabah yang cenderung digital.
Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad mengatakan, implementasi teknologi bagi BPD menjadi suatu keharusan untuk menghadapi tantangan ke depan. Melalui peningkatan teknologi, BPD, khususnya Bank Nagari dapat memberikan pelayanan yang efisien dan maksimal bagi nasabah.
“Di 2023, BPD itu sudah harus mengimplementasikan teknologi untuk mendukung pelayanan digital itu mau tidak mau,” ungkap Irsyad kepada Infobank di sela-sela acara Collega Customer Gathering 2022 bertajuk “Collega Mendukung Layanan Teknologi Digital Terkini untuk Meningkatkan Daya Saing yang Tinggi bagi Perbankan di Indonesia”, Bogor, dikutip 2 September 2022.
Irsyad juga mengungkapkan, saat ini Bank Nagari tengah mengembangkan sebuah super Apps sebagai bentuk peningkatan layanan dan jawaban atas kebutuhan nasabah di era digital. Saat ini, proses peluncuran super app tersebut masih menunggu izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Harapannya, super apps Bank Nagari dapat diumumkan sebelum akhir tahun 2022.
“Kita harapkan segera (launching). Karena sekarang masih ada hal-hal yang harus kita selesaikan secara perizinan (OJK). Kita usahakan tahun ini,” ungkapnya.
Saat ini, Bank Nagari mempunyai aplikasi Nagari Mobile Banking yang diluncurkan 2018 lalu. Selain itu, Bank Nagari juga mempunyai Nagari Digital Masjid (NDM) yang memberikan kemudahan bagi para perantau untuk berinfaq dan bersedekah untuk pembangunan masjid di Sumatera Barat. (*) Dicky F.
Poin Penting OJK membentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital yang efektif sejak 1 Januari 2026 untuk… Read More
Poin Penting Infobank melalui birI memperbaiki perhitungan Loan at Risk (LAR) agar sesuai dengan ketentuan… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kinerja perbankan tetap solid pada 2026, ditopang pertumbuhan kredit, DPK, kualitas… Read More
Oleh Junaedy Gani DARI waktu ke waktu muncul aspirasi tentang keberadaan sebuah Sovereign Wealth Fund… Read More
Poin Penting KPK menyita Rp6,38 miliar dari OTT kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP… Read More
Poin Penting IHSG menguat di awal perdagangan: Pada pembukaan 12 Januari 2026 pukul 09.04 WIB,… Read More