Jakarta – Prudential Life Assurance (Prudential) dan Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) masing-masing meluncurkan produk PRUSolusi Sehat Plus Pro dan PRUSolusi Sehat Plus Pro Syariah. Keduanya merupakan produk asuransi tradisional murni yang mampu melindungi masyarakat di masa yang tidak pasti.
Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia, Premraj Thuraisingam mengatakan, kedua produk ini memberikan perlindungan menyeluruh dan fleksibel kepada masyarakat dengan bebas memilih plan sesuai yang dibutuhkan. Mulai dari telehealth untuk screening di awal hingga perawatan psikiatri dan psikologis.
“Inovasi menjadi salah satu pondasi bagi Prudential dalam mendengarkan, memahami dan mewujudkan solusi perlindungan jiwa, kesehatan, dan finansial untuk banyak kebutuhan keluarga Indonesia,” katanya di Jakarta, Kamis, 15 September 2022.
Saat ini, ketidakpastian masih berlangsung. Pandemi yang belum usai masih mengancam kesehatan di Indonesia. Di tambah biaya hidup yang terus meningkat, risiko sakit yang proses perawatannya kompleks dan membutuhkan anggaran besar, tentunya perencanaan keuangan yang baik sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
“Kami harap PRUSolusi Sehat Plus Pro dan PRUSolusi Sehat Plus Pro Syariah dapat memperkokoh kepercayaan yang telah diberikan selama 27 tahun ini dan menegaskan kepemimpinan Prudential di industri asuransi,” ujar Premraj. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More
Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More
Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More
Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More
Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More