News Update

Tingkatkan Layanan, Perbankan Harus Memahami Tren Pasar

Jakarta – Dalam meningkatkan pelayanan kepada para nasabahnya, industri perbankan diminta untuk beradaptasi dan memahami terhadap tren yang berkembang di masyarakat dan dibarengi oleh peningkatan kualitas layanan.

Hal tersebut disampaikan oleh Executive Vice President Strategi & Pengembangan Operasi Layanan BCA Lilik Winarni dalam paparannya di acara Seminar “How to Build An Advance Customer” di Ayana Midplaza Hotel Jakarta (17/5). Lilik mengatakan, pihaknya di BCA juga terus meningkatkan pelayanan kepada nasabah.

“Dengan perubahan saat ini, kita percaya bahwa ‘trend is my friend‘ dengan membaca tren dan BCA terus berubah dengan perubahan service ke smart experience,” kata Lilik di Ayana Midplaza Hotel Jakarta, Kamis 17 Mei 2018.

Lilik menambahkan, perubahan service tersebut diwujudkan dengan senantiasa di sisi nasabah dengan masuk ke berbagai lini masyarakat melalui sosial media dan melalui berbagai komunitas dengan berbasis digital.

Baca juga: Bank Dituntut Adaptif Ditengah Perubahan Pasar

“Disana perubahan terjadi bahkan bank seperti kita harus memahami milenial dimana tidak mau ribet, kalau tidak nanti akan lebih banyak bermunculan fintech,” tambah Lilik.

Sejalan dengan pendapat tersebut, General Manager Services and Quality Unit Bank Negara Indonesia (BNI) Grace Pong Samma menyebut dalam meningkatkan pelayanan, industri perbankan juga harus mementingkan kecepatan layanan yang akurat dan handal.

“Dalam pelayanan itu dibutuhkan, seperti speed digitalisasi dan semuanya. Kecepatan ini akan memberikan layanan yang handal, responsif, cepat dan akurat,” tukas Grace.(*)

Suheriadi

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

2 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

8 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

9 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

10 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

11 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

14 hours ago