Jakarta — PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II atau Indonesia Port Company (IPC) akan memperbarui peralatan pengecekan kontainer dalam pelabuhan internasional Tanjung Priok Jakarta dengan sistem autogate.
Hal tersebut disampaikan oleh SVP Layanan Pelabuhan David P. Sirait pada Media Gathering IPC di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Menurutnya, pembaruan tersebut guna lebih meningkatkan pelayanan kepada pada pengguna pelabuhan.
“Di terminal pelabuhan Internasional Priuk akan diberlakukan autogate dimana transaksi yang tadinya bertemu dengan orang, baik officer pelabuhan maupun customs, dengan adanya autogate tidak akan ada lagi, hitungan detik saja,” kata David di Jakarta, Senin 18 Maret 2019.
Pihaknya mentargetkan sistem autogate tersebut dapat rampung dan dijalankan paling lambat pada semester pertama tahun ini. Nantinya seluruh sistem pengecekan akan dilakukan melalui digital.
“Trial pelayanan April, target semester 1 udah harus bisa jalan. Itu yang diminta bea cukai juga, harus auto jadi tidak hanya kita tapi dari pemerintah juga dorong,” kata David.
Sebagai informasi tambahan, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II atau Indonesia Port Company mencetak kinerja yang makin mengkilap. Tahun 2018 lalu, IPC mencatatkan laba bersih Rp2,4 triliun dari Rp2,21 triliun di 2017. Selain ada peningkatan revenue juga disebabkan keberhasilan perusahaan melakukan efisiensi. (*)
Poin Penting Tarif listrik periode 16–22 Februari 2026 tetap mengacu pada ketentuan Triwulan I Tahun… Read More
Poin Penting Dirut BRI Hery Gunardi menegaskan belum ada pembicaraan terkait rencana pengambilalihan PNM oleh… Read More
Poin Penting Mirae Asset menilai kenaikan IHSG belum mencerminkan pemulihan kepercayaan pasar, terlihat dari net… Read More
Poin Penting Pemerintah menyiapkan anggaran THR PNS 2026 sebesar Rp55 triliun dan menargetkan pencairan pada… Read More
Poin Penting Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia terbitkan Fatwa No. 166/2026 sebagai dasar… Read More
Poin Penting Tiffany & Co adalah rumah perhiasan global berusia hampir dua abad yang kini… Read More