News Update

Tingkatkan Layanan Digital, RSUD AW Sjahranie Gandeng GO-PAY

Samarinda – Guna meningkatkan efisiensi layanan serta kenyamanan pasien dan pengunjung, RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AW Sjahranie) Samarinda berkolaborasi dengan GOJEK, penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi di Indonesia. Kolaborasi tersebut terwujud melalui inovasi sistem pembayaran nontunai menggunakan GO-PAY untuk transaksi layanan kesehatan, mulai dari rawat jalan, rawat inap, hingga pembelian obat.

Edwin Ariono, Head of Ecosystem GO-PAY mengatakan, sebagai perusahaan fintech di Indonesia, inovasi pembayaran nontunai menggunakan GO-PAY untuk transaksi layanan kesehatan menjadi salah satu milestone penting

“Dengan menggandeng RSUD AW Sjahranie yang merupakan rumah sakit terbesar di Kalimantan Timur, kami berharap bahwa manfaat dan kemudahan yang ditawarkan oleh GO-PAY dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat,” kata Edwin melalui keterangan resminya, Rabu 16 Januari 2019.

Inovasi ini pun sejalan dengan misi GO-PAY untuk mempermudah akses layanan keuangan bagi jutaan keluarga di Indonesia. Pasien atau pengunjung yang ingin melakukan pembayaran untuk segala layanan kesehatan, cukup membuka aplikasi GO-JEK dan memilih menu “Bayar” untuk melakukan scan code QR yang tersedia pada loket pembayaran, dan melakukan konfirmasi pembayaran.

dr. David Hariadi Masjhoer, Sp.OT, Plt Direktur RSUD AW Sjahranie mengungkapkan apresiasinya terhadap kolaborasi strategis yang terjalin antara GOJEK dan RSUD AW Sjahranie. “Kami berharap bahwa para pasien atau pengunjung akan semakin dimudahkan dengan adanya sinergis antara GOJEK dan RSUD AW Sjahranie. Terutama dengan kehadiran inovasi sistem pembayaran nontunai dengan GO-PAY, kami berupaya untuk menciptakan layanan kesehatan yang lebih transparan dan efisien demi kenyamanan masyarakat,” ujar David.

Selain inovasi berupa kemudahan pembayaran, peningkatan kenyamanan masyarakat juga diwujudkan melalui kolaborasi ini dengan penyediaan area parkir khusus untuk mitra driver GOJEK di wilayah RSUD AW Sjahranie. Tersedianya area parkir khusus ini diharapkan tidak hanya akan meningkatkan ketertiban dan kenyamanan bagi pengunjung rumah sakit namun juga bagi para mitra driver GOJEK, baik yang melakukan penjemputan atau pengantaran di wilayah RSUD AW Sjahranie.

Selain untuk pembayaran layanan kesehatan di RSUD AW Sjahranie Samarinda, GO-PAY kini juga sudah bisa digunakan untuk membayar SIM dan SKCK di Polresta Samarinda serta menggandeng berbagai rekan usaha di Samarinda, mulai dari destinasi kuliner seperti Alaya Food Festival hingga destinasi wisata seperti Rumah Ulin Arya.

Tidak hanya di Samarinda, GO-PAY kini juga telah dimanfaatkan untuk pembayaran tiket BRT Trans Semarang, pembayaran PBB di Semarang, pembayaran SIM dan SKCK di 9 kota, hingga berdonasi ke BAZNAS dan berbagai masjid di 12 kota di Indonesia melalui sedekah digital. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Laporan dari Sidang Kasus Kredit Macet Sritex: Saksi Ahli, Bebaskan Para Bankir

Oleh: Tim Redaksi Infobank Semarang – Ada yang sangat kacau di negeri ini. Bukan soal… Read More

6 hours ago

Catat Kinerja Solid di 2025, Tugu Insurance Terus Memperkuat Fundamental Bisnis

Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More

16 hours ago

Purbaya Pertimbangkan Barter Geo Dipa untuk Akuisisi PNM

Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More

16 hours ago

Resmi! BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Nilai per Sahamnya

Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More

16 hours ago

Tren Kinerja Positif, Bank Banten Kelola RKUD Pemkab Serang

Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More

16 hours ago

Ahli Tegaskan Kasus Sritex Bukan Korupsi, Eks Dirut Bank Jateng Dinilai Tak Layak Dipidana

Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More

17 hours ago