Perbankan

Tingkatkan Layanan Digital, Bank Banten Hadirkan Fitur Pembayaran QRIS di Jawara Mobile

Tangerang – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk terus meningkatkan fitur di aplikasi mobile banking, Jawara Mobile. Terbaru, perseroan menambahkan fitur pembayaran QRIS.

Peluncuran fituruntuk memudahkan nasabah melakukan pembayaran di merchant. Nasabah cukup memindai QRIS di merchant, seperti restoran, toko, atau tempat usaha lainnya.

Peningkatan fitur di platform digital Bank Banten akan terus dilakukan. Ini sejalan dengan komitmen perseroan untuk menyediakan produk dan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya nasabah Bank Banten.

Baca juga: Ditopang Likuiditas Kuat, Bank Banten Siap Percepat Ekspansi Kredit

Peluncuran fitur QRIS ini sejalan dengan hasil riset oleh Jakpat pada 2023 yang bertajuk Indonesia Fintech Trends 2023. Riset ini menunjukkan bahwa 45 persen dari 1.500 responden memilih mobile banking untuk pembayaran digital.

Pembayaran via QRIS secara konsisten digunakan dalam berbagai transaksi offline dan online, termasuk pembelian makanan, tagihan, dan hiburan. Tren ini mencerminkan bahwa generasi muda cenderung memilih mobile atau internet banking sebagai sarana dalam melakukan transaksi finansial sehari-hari.

Baca juga: Permudah Layanan, BPR Intidana Sukses Makmur Luncurkan Mobile Banking

Bank Banten berusaha menjadi Bank yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan teknologi.

Di lain sisi, aspek keamanan digital tetap diutamakan, agar nasabah nyaman bertransaksi tanpa perlu merasa khawatir.
Jawara Mobile memiliki beberapa fitur keamanan, di antaranya adalah biometric, password, PIN, dan otomatis keluar (log out) saat tidak ada aktivitas selama 5 menit.

Bank Banten mengajak masyarakat, khususnya generasi muda untuk merasakan kemudahan bertransaksi dengan QRIS dalam aplikasi Jawara Mobile. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

2 hours ago

Budaya K3 jadi Prioritas, SIG Sukses Catat Zero Fatality di Seluruh Operasi

Poin Penting SIG mencatat nihil fatalitas di seluruh operasi, dengan LTIFR 0,13 dan LTISR 1,01,… Read More

2 hours ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

2 hours ago

Kasus Dugaan PHK Mie Sedaap Didalami Menaker, Ini Perkembangannya

Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More

3 hours ago

Laba CIMB Niaga (BNGA) 2025 Tumbuh Tipis jadi Rp6,93 Triliun

Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More

4 hours ago

OJK dan Inggris Luncurkan Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim, Ini Targetnya

Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More

4 hours ago