Moneter dan Fiskal

Tingkatkan Layanan, Bea Cukai Luncurkan Website dengan Wajah Baru

Poin Penting

  • Bea Cukai meluncurkan website baru www.beacukai.go.id sebagai bagian dari transformasi digital dengan tampilan yang lebih cepat, ringan, dan responsif.
  • Seluruh fitur didesain ulang agar mobile-friendly, mengintegrasikan berbagai layanan kepabeanan dan cukai dalam satu portal untuk memudahkan akses publik.
  • Struktur konten diperkuat dengan SEO dan navigasi intuitif, guna meningkatkan transparansi, kemudahan pencarian informasi, dan kualitas pelayanan publik.

Jakarta – Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) resmi meluncurkan wajah baru website www.beacukai.go.id sebagai bagian dari transformasi digital layanan kepabeanan dan cukai.

Pembaruan ini menghadirkan pengalaman digital yang lebih cepat, ringan, dan responsif untuk pelayanan publik yang makin baik. 

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto menyampaikan bahwa pembaruan situs ini merupakan simbol komitmen Bea Cukai dalam meningkatkan pelayanan publik. 

“Website Bea Cukai kini hadir dengan tampilan dan pengalaman baru yang lebih cepat, ringan, dan responsif. Kami ingin memastikan informasi dan layanan kepabeanan serta cukai dapat diakses publik dengan lebih mudah dan terpercaya,” ujar Nirwala dalam keterangan resmi, Rabu, 10 Desember 2025.

Baca juga: Ini Alasan Menkeu Purbaya Terapkan Bea Keluar Batu Bara Mulai 2026

Nirwala menyebut seluruh fitur pada website baru ini didesain ulang secara menyeluruh agar lebih mobile-friendly dan sesuai dengan perilaku pengguna yang kini dominan mengakses informasi melalui perangkat seluler.

Integrasi berbagai layanan kepabeanan dan cukai dalam satu portal memudahkan publik dalam menavigasi kebutuhan mereka, mulai dari informasi regulasi, prosedur pelayanan, fasilitas kepabeanan, hingga kanal komunikasi dan pengaduan masyarakat.

“Akses layanan kepabeanan dan cukai kini lebih praktis, cepat, dan mobile-friendly. Semua layanan resmi Bea Cukai dalam satu portal digital,” kata Nirwala.

Baca juga: 16 Ribu Pegawai Terancam Dirumahkan, Purbaya Ultimatum Bea Cukai

Selain perbaikan tampilan antarmuka, struktur konten pada website juga diperkuat dengan penerapan search engine optimization (SEO), sehingga informasi Bea Cukai lebih mudah ditemukan melalui mesin pencari.

Desain navigasi yang intuitif, pemuatan halaman yang lebih cepat, serta sistem informasi yang terorganisasi menjadikan website ini semakin efisien dan adaptif.

“Melalui penguatan komunikasi publik dan layanan digital di website ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang transparan, adaptif, dan solutif bagi seluruh pengguna jasa,” kata Nirwala.

Modernisasi website ini menjadi simbol komitmen Bea Cukai untuk menghadirkan pelayanan publik yang makin baik dan modern. Masyarakat dapat mulai mengakses berbagai fitur dan layanan melalui www.beacukai.go.id. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Empat Direksi Bank JTrust Kompak Borong Saham BCIC

Poin Penting Direksi PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) memborong 162.800 saham pada 26 Februari… Read More

10 hours ago

INDEF: Inflasi Pangan Gerus Daya Beli, Picu Fenomena “Mantab”

Poin Penting INDEF menilai lonjakan harga pangan membuat masyarakat menengah bawah fokus ke kebutuhan pokok… Read More

10 hours ago

Konflik Timur Tengah Memanas, Pakar Nilai Impor Minyak AS Jadi Opsi Mitigasi

Poin Penting Pakar Universitas Padjajaran Yayan Satyakti mengusulkan Indonesia segera impor minyak mentah dari AS… Read More

10 hours ago

BI: Inflasi Februari 2026 Dipengaruhi Faktor Base Effect

Poin Penting Inflasi Februari 2026 capai 4,76 persen yoy, didorong kenaikan IHK dari 105,48 menjadi… Read More

10 hours ago

BPS: Emas Alami Inflasi Selama 30 Bulan Berturut-turut

Poin Penting Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Februari 2026 sebesar 0,68 persen (mtm), dengan IHK… Read More

12 hours ago

GoTo Klarifikasi soal Investasi Google dan Status Nadiem Makarim

Poin Penting Nadiem Makarim mendirikan Gojek (2010) hingga merger dengan Tokopedia membentuk GoTo Group pada… Read More

13 hours ago