Jakarta – BRI Insurance (BRINS) terus berupaya meningkatkan kinerja dengan menghadirkan sejumlah inovasi. Salah satunya berinovasi dari sisi manjemen risiko untuk menjadi perseroan yang sehat.
“Kami berusaha meningkatkan kreatifitas dan kinerja dengan selalu berinovasi dari sisi mitigasi atas seluruh risiko yang ada maupun untuk pelayanan asuransi yang aman dan mudah,” ujar Heri Supriyadi, Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko BRI Insurance dikutip 7 Mei 2025.
Hal tersebut dilakukan bertujuan agar anak usaha BRI ini menjadi perseroan yang sehat dan berkelanjutan. Terutama dalam memberikan solusi kepada masyarakat.
Baca juga: Hingga Maret 2025, BRI Salurkan Kredit Mikro Rp632,22 Triliun
Tak sia-sia, penguatan mitigasi risiko yang dilakukan BRI Insurance mendapatkan pengakuan dalam ajang MAIPARK Award 2025 sebagai Cedant Terbaik dengan Ekuitas >Rp2 Triliun.
Menurut Heri, pengakuan dalam ajang MAIPARK Award 2025 ini menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat ketangguhan nasional menghadapi berbagai risiko bencana.
“Tentu sekaligus mendorong sinergi yang berkelanjutan antara pelaku industri dan program mitigasi bencana di Indonesia,” ujar Heri.
Sementara jika dilihat dari kinerja, BRI Insurance berhasil mencatatkan kinerja impresif sepanjang 2024. Laba bersih perseroan meningkat 45,36 persen menjadi Rp702 miliar, dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp483 miliar.
Baca juga: Daftar 23 Asuransi Pemenang MAIPARK Award 2025, Siapa Saja?
Pencapaian laba bersih didorong pendapatan premi bruto perseroan yang tumbuh 18,25 persen, dari Rp3,30 triliun di tahun 2023 menjadi Rp3,90 triliun pada 2024.
Pada tahun ini, BRI Insurance akanmembangun kolaborasi secara masif dengan seluruh stakeholders, baik di BRI Group (Captive) maupun mitra bisnis lainnya (Non Captive). Targetnya adalah meningkatkan customer engagement yang mampu menghasilkan value. (*)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More