Sun Life memberikan donasi Rp10 miliar untuk memfasilitasi gaya hidup sehat bagi anak kurang mampu di Asia. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Sun Life terus mendukung gaya hidup sehat terutama bagi anak-anak kurang mampu di Asia. Dalam hal ini, Sun Life pun menggelontorkan donasi senilai Rp10 miliar untuk memfasilitasi gaya hidup sehat bagi anak-anak tersebut.
Adapun dana filantropi tersebut diberikan untuk memperbarui fasilitas lapangan basket dan program pelatihan basket kepada komunitas pemuda dan olahraga di Indonesia, Filipina, Hong Kong, Malaysia, Singapura, dan Vietnam.
Program filantropi yang dijalankan bersama Beyond Sport ini berfokus pada perubahan sosial dan merupakan respons atas laporan Active Healthy Kids Global Alliance 2022 yang didukung Sun Life. Laporan tersebut menyoroti kurangnya aktivitas fisik dan banyaknya perilaku sedentari di kalangan anak-anak dan remaja di Asia.
Menurut Vice President, Branding Communications & Client Experience Sun Life Indonesia Kaiser Simanungkalit, kurangnya aktivitas fisik dan perilaku yang cenderung statis di kalangan generasi muda Asia telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, dan berisiko terhadap peningkatan berbagai kondisi kesehatan serius.
Baca juga: Sun Life Perkuat Bisnis Lewat Investasi Jangka Panjang dan Inovasi
“Kami berkomitmen membantu jutaan keluarga untuk meraih kemapanan finansial dan menjalani hidup yang lebih sehat,” ujar Kaiser Simanungkalit dalam keterangannya, Rabu, 30 Agustus 2023.
Terkait hal tersebut, maka perlu ada upaya untuk meningkatkan kesadaran serta menyediakan fasilitas dan edukasi berkualitas tentang pentingnya gaya hidup sehat, terutama bagi komunitas yang kurang mampu.
“Kami bangga bisa berkolaborasi dengan Beyond Sport dan mitra strategis lokal lainnya untuk menyajikan solusi inovatif dan menciptakan dampak sosial yang lebih luas di Asia,” ucap Kaiser.
Sementara itu, Executive Director Beyond Sport Fred Turner menekankan bagaimana anak muda di berbagai belahan dunia kerap menghadapi hambatan dalam mengakses olahraga dan segala manfaatnya.
“Kami berharap program yang dirancang dengan mempertimbangkan keberlanjutan dan keterlibatan komunitas, dapat memotivasi generasi muda di Asia untuk membentuk kebiasaan positif yang akan mendukung perkembangan mereka sepanjang hidup,” papar dia. (*)
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More