Categories: Keuangan

Tingkatkan Kepesertaam, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng 3 Bank BUMN

Jakarta--Untuk meningkatkan pelaksanaan Jaminan Sosial Nasional, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menandatangani nota kesepahaman dengan tiga bank nasional, yakni PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT. Bank Negara Indonesia (BNI), dan PT. Bank Mandiri (Bank Mandiri). Kerja sama tersebut mengenai akses pembiayaan modal untuk sektor produktif kepada peserta, eks peserta dan keluarga peserta BPJS Ketenagakerjaan. Penandatangan dilakukan oleh Elvyn G. Masassya, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan; Asmawi Syam, Direktur Utama BRI; Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama Bank Mandiri di Jakarta.

“Kerjasama ini merupakan upaya bersama untuk memanfaatkan sumber daya yang ada dan meningkatkan kepesertaan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR)” terang Elvyn.

Dalam kerjasama ini, lanjut Elvyn, peningkatan kepesertaan menjadi tujuan utama BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini sejalan dengan rencana strategis BPJS Ketenagakerjaan dalam komponen peningkatan kepesertaan pada 2015, yaitu strategi Aggressive Growth & Law Enforcement.

Ruang lingkup kerjasama meliputi tiga aspek kegiatan, diantaranya, satu, pemberian informasi dan akses pembiayaan oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga bank tersebut. Dua, mendukung pembiayaan kepada calon debitur yang menjadi target program. Tiga, kerjasama juga dimaksudkan untuk mendorong kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan melakukan sosialisasi bersama kepada calon nasabah/debitur.

Elvyn berharap, kerjasama ini memberikan dampak peningkatan perluasan kepesertaan program dan memberikan perlindungan menyeluruh kepada para pekerja di Indonesia, sehingga BPJS Ketenagakerjaan dapat menjadi jembatan menuju kesejahteraan pekerja.(*) Apriyani Kurniasih

Apriyani

Recent Posts

Harga Emas Fluktuatif, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi “Buy the Dip”

Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More

4 hours ago

60 Siswa Sakit Diduga akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More

10 hours ago

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

12 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

18 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

18 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

19 hours ago