Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus berupaya untuk meningkatkan inklusi keuangan nasional. Untuk itu, Bank Mandiri fokus pada 3 tertentu.
Josephus K.Triprakoso, Senior Executive Vice President Micro & Consumer Finance Bank Mandiri mengungkapkan, hal pertama yang difokuskan oleh Bank Mandiri adalah perluasan channel distribusi digital. Bank Mandiri bekerja sama dengan beberapa fintech dan e-commerce untuk memperluas jangkauan pembayaran digitalnya.
“Kita sudah memanfaatkan channel-channel yang ada dan bekerja sama dengan fintech dan e-commerce. Memang transaksi kita melalui mitra-mitra ini pesat sekali,” ujar Josephus pada webinar yang diselenggarakan Infobank dengan tema “Peran Teknologi Digital Untuk Mendukung Keuangan Inklusif & Pemberdayaan UMKM” Jumat, 22 Januari 2021.
Kemudian, fokus Bank Mandiri selanjutnya adalah produk yang fokus pada konsumen dan digitalisasi proses. Melalui dua hal tersebut, masyarakat akan semakin tertarik untuk menggunakan layanan keuangan digital karena prosesnya yang semakin cepat, mudah, dan murah.
Lebih jauh, Bank Mandiri akan terus bekerja sama dengan fintech. Kolaborasi antara perbankan dan fintech akan dapat meningkatkan penetrasi inklusi keuangan nasional lebih jauh lagi. (*) Evan Yulian Philaret
Editor: Rezkiana Np
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More