Perbankan

Tingkatkan Inklusi, Bank INA Terus Perluas Akses Layanan Keuangan

Palu – PT Bank INA Perdana Tbk (BINA) terus meningkatkan eksistensi dan layanan bisnisnya di luar Pulau Jawa. Hal ini dilakukan sebagai langkah perseroan untuk memperluas dan meningkatkan akses layanan keuangan di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam hal ini, Bank INA Perdana secara resmi membuka kantor cabang baru di Palu, Sulawesi Tengah. Peresmian kantor cabang baru ini merupakan yang pertama di Sulawesi Tengah serta cabang ke-41 di seluruh Indonesia. 

Kota yang dikenal dengan julukan “Mutiara di Khatulistiwa” ini merupakan jantung perekonomian di Provinsi Sulawesi Tengah serta menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia, dimana tingkat pertumbuhan ekonominya di sepanjang triwulan III 2022 mencapai 19,13% (yoy

Adapun untuk jumlah nasabah baru yang ada di Palu, Bank INA menargetkan sebanyak 1.000 nasabah baru bisa membuka rekening di Kantor Cabang Palu dalam 6 bulan pertama ini.

Diharapkan dengan hadirnya Bank INA dapat meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan di Palu pada khususnya, dan di Sulawesi Tengah pada umumnya. Pasalnya, indeks inklusi keuangan di Sulawesi Tengah masih jauh dari rata-rata nasional. 

Namun demikian, berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK tahun 2022, indeks literasi keuangan di Sulawesi Tengah tercatat 53,36% atau berada di atas rata-rata nasional yang hanya mencapai 49,68%. 

Artinya, hampir 50% masyarakat yang ada di Sulawesi Tengah, sudah memahami manfaat dan risiko serta hak dan kewajibannya dalam menggunakan produk dan layanan Lembaga Jasa Keuangan. 

Layanan bisnis yang dimiliki oleh Bank INA saat ini, sangat memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi baik dengan menggunakan ATM ataupun melalui aplikasi INA Mobile, dimana para nasabah bisa menikmati layanan gratis transaksi sebanyak 20 kali dengan melakukan transfer antar bank menggunakan BI Fast Bank INA maksimum Rp250 juta dalam sehari.

Direktur Utama Bank INA Perdana, Daniel Budirahayu menjelaskan, kehadiran Bank INA di Palu diharapkan dapat memperluas akses layanan dan memiliki dampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat setempat. “Di Palu, Bank INA siap untuk berkolaborasi dan sinergi dengan seluruh stakeholder yang ada guna bisa memperluas akses layanan keuangan,” ujarnya Rabu, 15 Februari 2023.

Daniel menambahkan, dengan adanya sejumlah produk dan layanan yang dimiliki Bank INA saat ini, Bank INA bisa mendapatkan nasabah yang loyal. “Kami hadir dengan membawa sejumlah produk dan layanan untuk memberikan kemudahan bagi para masyarakat yang ada di Palu. Harapannya, Perseroan bisa mendapatkan nasabah yang loyal untuk bertransaksi,” tambah Daniel.

Bank INA di tahun 2023 ini mulai memasuki era produk dan layanan perbankan digital. Dalam waktu dekat, Bank INA akan memperkenalkan aplikasi Digital Banking yang ditujukan kepada segmen usaha mikro dan kecil.

Aplikasi ini dapat memberikan kemudahan dalam pembukaan rekening tanpa harus tatap muka, dan transfer dana melalui BI Fast maupun kemudahan berbagai pembayaran menggunakan QRIS, serta memanfaatkan jaringan ekosistem Salim Group. Bank INA juga akan menawarkan pinjaman digital kepada berbagai toko kebutuhan harian dan para pedagang segmen UMKM. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Pemerintah Belum Siapkan Perppu Defisit APBN, Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Aman

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menerbitkan Perppu untuk menaikkan… Read More

3 hours ago

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

3 hours ago

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup Parkir di Zona Merah ke Posisi 7.022

Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More

3 hours ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

3 hours ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

4 hours ago

Cara Amartha Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Desa

Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More

4 hours ago