Jakarta – Digitalisasi yang berkembang pesat saat ini membuat pekerjaan terkait digital semakin menjadi menarik. Namun, literasi terkait digital dan kesadarannya masih terpaut rendah, sehingga perlu adanya peningkatan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, mengatakan bahwa, dalam hal ini, pemerintah perlu memikirkan cara untuk membangun infrastruktur digital, peningkatan kemampuan masyarakat (SDM), serta memanfaatkan teknologi digital.
“Itu sebabnya Indonesia fokus berinvestasi untuk membangun infrastruktur digital, terutama di remote area untuk meningkatkan konektivitas,” ucap Menkeu dalam keterangannya, 18 Oktober 2022.
Melihat hal tersebut, Google telah turut berperan dan bekerja sama dengan Indonesia melalui beberapa program dalam peningkatan kapasitas program digital.
Program-program tersebut diantaranya adalah melalui pembangunan jaringan kabel, program peningkatan kapasitas dengan membangun program digital service certificate untuk peningkatan digital skill, serta program academy educreator yang mengajarkan bagaimana Youtube digunakan untuk pendidikan (edukasi).
Mendukung hal itu, Menkeu menambahkan bahwa Indonesia memiliki dana pendidikan yang bisa diarahkan untuk mengembangkan kemampuan ekonomi kreatif, tentunya dengan turut melibatkan pemerintah daerah dan pihak swasta dalam pelaksanaannya.
Adapun, kerjasama tersebut digaungkan oleh Menkeu dalam pertemuan dengan Vice President of Global Government Affairs and Public Policy Google Karan Bathia di Washinton DC, Amerika Serikat pada Jumat (14/10). (*) Khoirifa
PT Bank KB Bukopin Syariah (KB Bank Syariah) menggelar berbagai rangkaian acara untuk mengenalkan kantor… Read More
Poin Penting BSN tetap menjadikan pembiayaan perumahan sebagai core bisnis di tengah ketidakpastian global Pada… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,46 persen ke level 8.951,01, namun mayoritas indeks domestik masih… Read More
Poin Penting Investasi emas BPKH masih terbatas karena belum adanya pasar emas korporasi di Indonesia,… Read More
Poin Penting IHSG melemah pekan ini sebesar 1,37 persen ke level 8.951,01, seiring turunnya kapitalisasi pasar… Read More
Poin Penting IHSG melemah 1,37 persen persen pada pekan 19–23 Januari 2026 ke level 8.951,01, seiring kapitalisasi… Read More