News Update

Tingkatkan Bisnis KPR, MNC Bank Gandeng Harcourts Indonesia

Jakarta — PT Bank MNC International Tbk (MNC Bank) menggandeng Harcourts Indonesia dalam rangka meningkatkan potensi bisnis di sektor properti, terutama terkait produk kredit kepemilikan rumah (KPR).

Penandatanganan kesepakatan kerja sama dilakukan oleh Presiden Direktur MNC Bank, Benny Purnomo dan Direktur Harcourts Indonesia, Nandar Gunawan di MNC Financial Center, Jakarta, Kamis, 2 November 2017.

Benny Purnomo menjelaskan, melalui dukungan dan kerja sama dari agen properti termasuk Harcourts Indonesia, MNC Bank optimis akan mencapai target pertumbuhan bisnis mortgage yang diharapkan. Sampai dengan kuartal III-2017, Bisnis Mortgage MNC Bank tumbuh mencapai 40 persen di tahun berjalan.

Sedangkan untuk pertumbuhan di sektor properti per September 2017 meningkat 39 persen, atau Rp431 miliar dan penyaluran kredit baru sebesar Rp619 miliar atau tumbuh dua kali lipat dari periode sebelumnya. “Kami menargetkan pertumbuhan portofolio bisnis Mortgage hingga akhir tahun dapat mencapai 60 persen,” tutup Benny. (*) Dicky F Maulana

Paulus Yoga

Recent Posts

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

11 mins ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

4 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

7 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

13 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

13 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

14 hours ago