Jakarta – Indonesia dan Pakistan resmi menandatangani pembentukan Pakistan-Indonesia Business Council. Hal ini merupakan hubungan kerjasama antar kedua negara dalam kemitraan ekonomi.
Duta Besar Pakistan untuk Indonesaia, Muhammad Hassan mengatakan, pembentukan Pakistan-Indonesia Business Council menjadi tonggak perjalanan penting dalam hubungan kedua negara. Tidak hanya memperkuat ikatan sejarah persahabatan dan persaudaraan antar kedua negara, kerjasama ini juga menjadi babak baru kemitraan ekonomi antara Pakistan dan Indonesia.
“Saya berharap bahwa Pakistan-Indonesia Business Council akan menjadi wadah untuk meningkatkan interaksi bisnis, memelihara kemitraan, dan juga menghadirkan lingkungan yang kondusif untuk pertukaran ide dan pengetahuan. Selain itu, komunikasi, kerjasama, dan koordinasi antara pemerintah kedua negara dan sektor privat dapat berkontribusi terhadap prospek pertumbuhan ekonomi,” ujar Muhammad Hassan dikutip Jumat 14 Juli 2023.
Baca juga: Amerika dan China Memanas, RI Sebagai Mitra Dagang Harus Bagaimana?
Menteri Luar Negeri Pakistan Dr. Asad Majeed juga menyampaikan apresiasi terhadap Indonesia atas sambutan yang bersahabat dan hangat. Peresmian pembentukan Pakistan-Indonesia Business Council merupakan pencapaian penting untuk memperdalam hubungan ekonomi antara kedua negara sekaligus membuka peluang besar kerjasama ekonomi.
Menurutnya, pembentukan business council merupakan bukti nyata komitmen bersama kedua negara untuk meningkatkan perdagangan bilateral, menarik investasi, dan memelihara hubungan yang saling menguntungkan bagi kedua negara.
“Tujuan utama pembentukan Pakistan-Indonesia Business Council tidak hanya untuk meningkatkan hubungan dagang maupun menarik investasi untuk kedua negara, namun juga meningkatkan kualitas hidup kedua masyarakat tiap negara untuk mendapatkan kesempatan pada pekerjaan yang layak dan mengurangi kemiskinan untuk membentuk masyarakat yang sejahtera dan tangguh. Apresiasi juga perlu diberikan kepada para pemangku kepentingan yang terlibat dalam menjadikan inisiatif ini menjadi kenyataan,” tambah Dr. Asad Majeed.
Baca juga: Pertemuan AS-China di Tengah Pemulihan Bilateral
Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, menyambut baik inisiatif pembentukan Pakistan-Indonesia Business Council. Sebab, Pakistan merupakan mitra dagang penting bagi pasar non-tradisional Indonesia. Selain itu, hubungan dagang bilateral Indonesia dan Pakistan memiliki potensi yang sangat besar yang saling menguntungkan untuk kedua negara.
“Oleh karena itu, kolaborasi jangka panjang untuk membuka peluang ekonomi menjadi sangat penting. Kadin Indonesia berharap dapat terus melanjutkan kolaborasi melalui business council ini dengan memfasilitasi interaksi networking bisnis yang membuat para delegasi dan pelaku usaha bertemu untuk berkolaborasi serta menemukan potensi-potensi bisnis yang baik, serta membangun hubungan persahabatan yang hangat dan berkelanjutan”, tutup Arsjad Rasjid. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More