Jakarta – MHA. Ridhwan, Ekonom Bank Indonesia Institute dalam penelitiannya menemukan bahwa faktor wilayah aglomerasi dan tingkat pendidikan Sumber Daya Manusia mempengaruhi produktivitas wilayah. Perbedaan produktivitas pada akhirnya akan mempengaruhi perbedaan gaji yang ada di seluruh Indonesia.
Pada penelitiannya, Ridhwan menunjukkan perbedaan individual berpengaruh sebesar 35% dan wilayah aglomerasi sebesar 27% terhadap perbedaan gaji di berbagai wilayah. Selain itu, bertambahnya SDM berpendidikan berkontribusi pada meningkatnya produktivitas nasional sebesar 15% dan wilayah Jawa-Bali sebesar 20%.
“Aglomerasi dan human capital memberikan dampak positif pada produktivitas sehingga dibutuhkan kebijakan yang memerataan pembangunan ekonomi daerah yang khususnya berorientasi pada modal capital manusia,” jelas Ridhwan pada paparan virtualnya, Senin, 13 Desember 2021.
Selain itu, pekerja lulusan perguruan tinggi juga tercatat memperoleh peningkatan produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang lulus dari SMA. Hasil penelitian mengungkapkan lulusan perguruan tinggi memiliki peningkatan produktivitas sebesar 21,84%, sementara lulusan SMA sebesar 14,73%.
Lebih jauh, Ridhwan mengusulkan agar inovasi pendidikan dan pelatihan terus dilakukan agar penyebaran produktivitas nasional semakin merata. Dengan demikian, ketimpangan gaji antar wilayah bisa terus diminalisir yang pada akhirnya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional. (*)
Editor: Rezkiana Np
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group JANGAN besar pasak daripada tiang. Mari… Read More
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More