Jakarta – Koordinator RS Darurat Covid-19 Mayjen TNI Tugas Ratmono mengaku, pihaknya akan melakukan relaksasi bagi tenaga kesehatan (Nakes) untuk istirahat serta melakukan pergantian secara berkala bagi yang bertugas setiap harinya di Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 Wisma Atlet.
Hal tersebut dilakukan lantaran dalam sebulan terakhir pasien positif Covid-19 yang dirawat di Tower 6 dan Tower 7 mengalami penurunan serta persentase angka kasus konfirmasi Covid-19 yang sembuh semakin membaik di level 85,26%.
“Kita pertimbangkan untuk bagaimana mereka yang sudah lama (bertugas) kita relaksasi dan seterusnya,” kata Tugas dalam diskusi di Media Center Satgas Covid-19 Graha BNPB, Jakarta, Senin 2 November 2020.
Menurutnya, hingga saat ini (2/11) pihaknya belum mengindikasikan adanya peningkatan kasus covid-19 pasca liburan panjang minggu lalu. Dirinya berharap hal tersebut tidak terjadi lantaran kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan.
“Yang terjadi setelah liburan panjang ini kalau kita lihat saat ini di rumah sakit Wisma Atlet ini kita belum lihat adanya suatu perubahan,” tambah Tugas.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia, Ling Ichsan Hanafi juga mengatakan bahwa jumlah pasien Covid-19 di rumah sakit swasta juga menurun. Oleh karena itu, RS bisa memberikan relaksasi tenaga medis untuk menikmati waktu bersama keluarga meski hanya sejenak.
“Bagaimanapun mereka sudah bekerja secara optimal selama tujuh bulan, mereka butuh dukungan dari keluarga dan masyarakat,” tukas Iing. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More