Jakarta – Tingkat hunian di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSD) Wisma Atlet pada hari ini (25/1) tercatat telah menurun menjadi 77,63%. Dimana sebelumnya tingkat hunian di Wisma Atlet sempat menyentuh angka 80%.
Hal tersebut disampaikan Koordinator RSD Wisma Atlet, Mayjen TNI Tugas Ratmono saat menghadiri diskusi Satgas Covid-19 dengan tema Update RS Darurat Wisma Atlet: Kesiapan Rumah Sakit Darurat Daerah. Tugas menyatakan, saat ini ketersediaan tempat tidur pasien sebanyak 1.359 kamar.
“Nah di rumah sakit Wisma Atlet ini, kalau kemarin memang 80% sekian ya. Tapi laporan pagi tadi kita huniannya adalah 77,63%. Jadi hunian dari 5.994 tempat tidur yang tersedia, ini terhuni saat ini adalah 4.653 pasien. Jadi hunian ini adalah 77, 63%,” ungkap Tugas di Jakarta, Senin 25 Januari 2021.
Tugas menambahkan, tingginya angka penambahan kasua covid-19 di Jakarta turut mempengaruhi keterisian RSD Wisma Atlet.
Dirinya juga mengatakan, saat ini fluktuatif pasien yang masuk dan keluar dari RSDC Wisma Atlet cukup tinggi dengan rata-rata sekitar 350 hingga 400 pasien per hari.
“Fluktuasi antara yang masuk dan keluar ini masih hampir sama lah. Rata-rata kalau di Wisma Atlet ini antara 350 sampai 400 pasien per hari yang masuk, keluar ya,” tukas Tugas.
Sebagai informasi saja, akumulasi jumlah kasus covid-19 di Indonesia mendekati angka 1 juta kasus. Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Minggu (24/1) masih ada penambahan 11.788 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.
Penambahan tersebut menyebabkan jumlah pasien yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia yang kini mencapai 989.262 orang, terhitung sejak diumumkannya kasus perdana Covid-19 pada 2 Maret 2020. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More