Keuangan

Tinggalkan Barclays, American Airlines Pilih Citi sebagai Mitra Kartu Kredit

Jakarta – American Airlines telah menandatangani kesepakatan eksklusif dengan Citigroup sebagai mitra kartu kreditnya, menggantikan Barclays.

Pengumuman itu disampaikan pada Kamis, 5 November 2024, dikutip dari CNBC.

Maskapai tersebut memperkirakan pendapatan dari kartu kredit co-brand dan mitra lainnya akan meningkat 10 persen per tahun.

Dalam periode 12 bulan hingga 30 September, pendapatan dari kesepakatan ini mencapai USD5,6 miliar.

Baca juga: Daftar 50 Bank Terbesar di Dunia Berdasarkan Total Aset, Siapa Jawaranya?

Mulai tahun 2026, pemegang kartu Barclays akan dialihkan ke Citi. Selain itu, Citi akan menangani promosi kartu kredit di bandara dan penerbangan.

Kerja sama ini berakar dari merger American Airlines dengan US Airways pada 2013.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa American Airlines tengah bernegosiasi untuk menjadikan Citi sebagai mitra eksklusifnya.

Baca juga: OCBC Grup Berencana Akuisisi Barclays Bank PLC

Kesepakatan kartu kredit co-brand sangat penting bagi maskapai. Mereka menjual frequent flyer miles ke bank, menghasilkan miliaran dolar sekaligus meningkatkan keuntungan.

Sebagai imbalannya, bank mendapatkan pelanggan yang loyal untuk berbagai transaksi, mulai dari perjalanan hingga belanja harian.

Di lain sisi, American Airlines masih tertinggal dari Delta Air Lines, yang tahun lalu menghasilkan hampir USD7 miliar dari kemitraannya dengan American Express.

Delta bahkan memproyeksikan pendapatan ini akan mencapai USD10 miliar pada masa depan.

Baca juga: BNI dan Garuda Indonesia Hadirkan Bonus 25.000 GarudaMiles di Ultah ke-25

Setelah pengumuman kesepakatan ini, saham American Airlines naik lebih dari 6 persen dalam perdagangan pra-pasar. Maskapai juga meningkatkan perkiraan pendapatannya untuk kuartal keempat. * Ari Nugroho

Yulian Saputra

Recent Posts

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

1 hour ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

5 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

5 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

6 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

6 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

6 hours ago