Internasional

Tim Penyelam Temukan Dua Korban Tewas Runtuhnya Jembatan Baltimore

Jakarta – Tim penyelam yang diterjunkan dalam insiden runtuhnya jembatan di Pelabuhan Baltimore berhasil menemukan dua dari 6 pekerja yang hilang sejak Selasa (26/03).

Para korban yang hilang tersebut, diketahui tengah bekerja di jalan di atas jembatan Baltimore yang runtuh ke perairan ketika sebuah kapal kargo yang oleng menabrak struktur jembatan itu.

“Para penyelam menemukan dua jenazah dari tragedi ini terjebak di dalam kendaraan,” kata Kepala polisi negara bagian Maryland, Kolonel Roland Butler, dinukil VOA Indonesia, Kamis (28/03).

Baca juga : Jumlah Korban Tewas di Gaza Terus Bertambah, Wapres AS Desak Israel Gencatan Senjata

Ia merinci, kedua korban itu diidentifkasi atas nama Alejandro Hernandez Fuentes (35), warga Baltimore. Dan Dorlian Ronial Castillo Cabrera (26), warga Dundalk. 

“Keluarga mereka telah diberitahu satu jam yang lalu secara langsung oleh personel kepolisian Maryland,” jelasnya. 

Ia menuturkan, dua jenazah pekerja tersebut ditemukan berada di dalam truk pikap berwarna merah yang tenggelam di kedalaman 8 meter, di perairaan dekat bagian tengah dari jembatan yang runtuh.

Baca juga : Makan Korban 4 Petugas, Wapres Minta Usut Tuntas Kecelakaan Kereta di Cicalengka

Adapun, 4 pekerja lainnya yang menjadi bagian dari kru yang memperbaiki lubang-lubang di jalan di atas jembatan, masih hilang dan diduga telah meninggal. Enam pekerja termasuk para imigran dari Honduras dan El Salvador.

Seperti diketahui, enam pekerja dikabarkan hilang dan diduga tewas dalam insiden runtuhnya jembatan di Pelabuhan Baltimore pada Selasa (26/3).

Insiden tersebut terjadi ketika kapal kargo besar yang lumpuh karena kehilangan daya, menabrak jembatan, dan memaksa penutupan bagi salah satu pelabuhan paling sibuk di pesisir timur Amerika Serikat itu. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

7 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

12 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

12 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

12 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

13 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

13 hours ago