Kapal kargo yang menabrak Jembatan Francis Scott Key Bridge terlihat tersangkut di bawah reruntuhan jembatan itu di Baltimore, Maryland, pada 26 Maret 2024. (Foto: AP/Steve Helber)
Jakarta – Tim penyelam yang diterjunkan dalam insiden runtuhnya jembatan di Pelabuhan Baltimore berhasil menemukan dua dari 6 pekerja yang hilang sejak Selasa (26/03).
Para korban yang hilang tersebut, diketahui tengah bekerja di jalan di atas jembatan Baltimore yang runtuh ke perairan ketika sebuah kapal kargo yang oleng menabrak struktur jembatan itu.
“Para penyelam menemukan dua jenazah dari tragedi ini terjebak di dalam kendaraan,” kata Kepala polisi negara bagian Maryland, Kolonel Roland Butler, dinukil VOA Indonesia, Kamis (28/03).
Baca juga : Jumlah Korban Tewas di Gaza Terus Bertambah, Wapres AS Desak Israel Gencatan Senjata
Ia merinci, kedua korban itu diidentifkasi atas nama Alejandro Hernandez Fuentes (35), warga Baltimore. Dan Dorlian Ronial Castillo Cabrera (26), warga Dundalk.
“Keluarga mereka telah diberitahu satu jam yang lalu secara langsung oleh personel kepolisian Maryland,” jelasnya.
Ia menuturkan, dua jenazah pekerja tersebut ditemukan berada di dalam truk pikap berwarna merah yang tenggelam di kedalaman 8 meter, di perairaan dekat bagian tengah dari jembatan yang runtuh.
Baca juga : Makan Korban 4 Petugas, Wapres Minta Usut Tuntas Kecelakaan Kereta di Cicalengka
Adapun, 4 pekerja lainnya yang menjadi bagian dari kru yang memperbaiki lubang-lubang di jalan di atas jembatan, masih hilang dan diduga telah meninggal. Enam pekerja termasuk para imigran dari Honduras dan El Salvador.
Seperti diketahui, enam pekerja dikabarkan hilang dan diduga tewas dalam insiden runtuhnya jembatan di Pelabuhan Baltimore pada Selasa (26/3).
Insiden tersebut terjadi ketika kapal kargo besar yang lumpuh karena kehilangan daya, menabrak jembatan, dan memaksa penutupan bagi salah satu pelabuhan paling sibuk di pesisir timur Amerika Serikat itu. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More