Jakarta– Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu menegaskan, pihaknya terus berkomitmen menjaga transparansi pengelolaan dana haji ditengah kabar penundaan keberangkatan haji di tahun 2021.
Anggitopun menyampaikan 3 prespektif BPKH dalam transparansi pengelolaan dana haji yang menjadi kewajiban BPKH. Dimana kewajiban pertama ialah desiminasi atau publikasi ke masyarakat melalui media yang telah diatur dalam undang-undang.
“Alhamdulillah Kami sedang melakukan terutama terkait dengan komunikasi dari laporan keuangan,” kata Anggito pada diskusi virtual BPKH dengan Infobank dalam tema ‘Menjaga Transparansi Pengelolaan Dana Haji’ di Jakarta, Senin 5 Juli 2021.
Prespektif kedua lanjut Anggito ialah tanda pelaporan keuangan yang utuh dan sesuai dengan standar laporan keuangan dan akuntan syariah. Laporan inilah yang nantinya akan diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Dan ketiga yakni konten pelaporan yang disebutkan diantaranya pelaporan neraca, laporan operasional, arus kas dan rasio keuangan yang menggambarkan kesehatan keuangan BPKH yang akan diaudit BPK.
Sebagai informasi saja, BPK telah memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan BPKH Tahun 2020 berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP). WTP ini juga merupakan WTP yang ke tiga kalinya berturut-turut sejak BPKH menyusun Laporan Keuangan Tahun 2018.
Tercatat, posisi dana haji yang dikelola BPKH sampai dengan bulan Desember 2020 mengalami peningkatan 16,56 % atau menjadi sebesar Rp144,91 triliun, terdiri dari Rp141,32 triliun alokasi dana penyelenggaraan Ibadah haji dan Rp3,58 triliun Dana Abadi Umat. Dana haji aman dikelola oleh BPKH dapat dilihat dari Rasio Solvabilitas dan Rasio Likuiditas wajib. (*)
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting ACA membukukan premi Rp6 triliun sepanjang 2025, tumbuh 17 persen yoy, jauh di… Read More