Menkeu: Tantangan Ekspor Buat Neraca Perdagangan Defisit US$ 2,05 Miliar
Jakarta – Pertumbuhan ekonomi global masih dalam tren melambat. Hal ini menjadi tantangan bagi Pemerintah dalam menjaga momentum ekonomi nasional. Dalam rangka mendorong pertumbuhan, pemerintah menitikberatkan skala prioritas pada pembangunan infrastruktur, pengentasan kemiskinan serta pengurangan kesenjangan.
“Kita usahakan walau APBN sedang sulit ini tidak akan mengganggu prioritas pemerintah tersebut,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada Selasa, 20 September 2016, di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta.
Sri Mulyani menegaskan, ada tiga langkah yang diambil untuk menjaga agar APBN tetap berjalan secara sehat. Langkah tersebut antara lain adalah, pelebaran defisit, pengelolaan anggaran yang lebih selektif, serta rasionalisasi dana transfer ke daerah.
Salah satu cara melakukan pengelolan anggaran yang lebih selektif adalah dengan kebijakan memotong anggaran untuk kegiatan non-prioritas. Kemenkeu juga tengah melakukan rasionalisasi Dana Bagi Hasil dan Dana Alokasi Khusus. (*)
Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More
Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More
Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) bersinergi dalam diskusi bertema "Peran Masjid Istiqlal di Era Transformasi Digital… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pertemuan tahunan industri jasa keuangan yang digelar rutin untuk menyampaikan… Read More
Dengan adanya MyPanin, menegaskan komitmen PaninBank dalam menghadirkan aplikasi layanan perbankan digital yang komprehensif, nyaman,… Read More