Tiga Emiten Resmi Melantai di Bursa

Jakarta – PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Era Digital Media Tbk (AWAN), dan PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN) pada hari ini (18/4) secara resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), dimana harga saham MBMA dan AWAN meningkat, sedangkan MENN malah lesu.

Berdasarkan statistik RTI Business, harga saham MBMA pada pukul 9.15 WIB terlihat terus meningkat 11,95% menjadi Rp890 per saham dari harga awal Rp795 atau naik 95 poin.

Harga saham MBMA tercatat bergerak pada rentang Rp805 hingga Rp915 di level tertinggi, dengan total frekuensi perdagangan 25 ribu kali dan volume perdagangan 506,65 juta saham, serta nilai transaksi harian sebesar Rp439 miliar.

Sedangkan, untuk harga saham AWAN di waktu yang sama juga terlihat meningkat 35% menjadi Rp135 per saham dari harga awal Rp100 atau naik 35 poin.

Harga saham AWAN tercatat bergerak pada rentang Rp135 di level tertinggi, dengan total frekuensi perdagangan 1.891 kali dan volume perdagangan 3,41 juta saham, serta nilai transaksi harian sebesar Rp460,04 juta.

Terakhir, untuk harga saham MENN malah lesu atau mengalami penurunan 8,97% menjadi Rp71 per saham dari harga awal Rp78 atau terkoreksi 7 poin.

Adapun, harga saham MENN tercatat sempat bergerak pada rentang Rp71 hingga Rp85 di level tertinggi, dengan total frekuensi perdagangan 2.721 kali dan volume perdagangan 37,43 juta saham, serta nilai transaksi harian sebesar Rp2,67 miliar. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Banyak Bank Rombak Manajemen, OJK Optimistis Kinerja Perbankan 2026 Lebih Baik

Poin Penting OJK optimistis kinerja perbankan 2026 membaik, didorong perombakan manajemen di banyak bank. Pertumbuhan… Read More

26 mins ago

Krisis Ekonomi Hantam Iran, Nilai Tukar Rial Ambruk

Poin Penting Inflasi tinggi dan anjloknya nilai tukar rial memicu aksi protes massal di berbagai… Read More

40 mins ago

Kasus Pajak PT Wanatiara Persada Terbongkar, KPK Sebut Negara Rugi Rp59 Miliar

Poin Penting KPK mengungkap kerugian negara hingga Rp59 miliar akibat pengurangan kewajiban PBB PT Wanatiara… Read More

50 mins ago

Kriminalisasi Kredit Macet: Wahai Bankir Himbara dan BPD, Stop Dulu Kucurkan Kredit!

Oleh The Finance Team NAMANYA bank, sudah pasti ada kredit macet. Kalau tidak mau macet,… Read More

56 mins ago

Intip Kekayaan Kepala Kantor Pajak Jakut Dwi Budi Iswahyu yang Kena OTT KPK

Poin Penting Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Dwi Budi Iswahyu, resmi ditetapkan KPK sebagai tersangka… Read More

1 hour ago

Defisit Fiskal dan Pertumbuhan Kredit: Penyangga Rapuh PDB dari Sisi Konsumsi Masayarakat

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan STRUKTUR pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak lama menunjukkan… Read More

1 hour ago