Ilustrasi: Lounge CIMB Niaga. (Foto: istimewa)
Jakarta – Tiga Direksi PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dilaporkan telah melakukan aksi borong saham BNGA. Adapun total saham yang dibeli kegita direksi tersebut adalah sebanyak 206.900 lembar dengan transaksi mencapai Rp367,24 juta.
Menukil keterbukaan informasi perseroan, Sabtu, 8 Februari 2025, ketiga direksi tersebut adalah Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan, Direktur Manajemen Risiko CIMB Niaga Henky Sulistyo, dan Direktur Human Resources CIMB Niaga Joni Raini.
Mereka kompak melakukan transaksi pembelian saham perseroan pada 2 Januari 2025 di kisaran harga Rp1.775 per lembar saham.
Baca juga: Perkuat Literasi Keuangan Pelajar, CIMB Niaga Jangkau 96.739 Peserta di RI
Rinciannya, Lani Darmawan tercatat melakukan transaksi pembelian saham BNGA sebanyak 118.900 lembar saham, dengan nilai transaksi sekira Rp211,04 juta.
Dengan begitu, kepemilikan saham orang nomor satu di BNGA saat ini menjadi 1.630.401 lembar saham, dibanding sebelumnya sebanyak 1.511.501 lembar saham.
Kemudian, Henky Sulistyo melakukan transaksi pembelian saham BNGA sebanyak 33.600 lembar saham. Adapun nilainya mencapai Rp59,64 juta.
Diketahui, kepemilikan saham Henky di BNGA sebelum melakukan transaksi ini adalah sebanyak 145.600 lembar saham. Kini, bertambah menjadi 179.200 lembar saham BNGA.
Baca juga: IHSG Ambles, Investor Asing Diam-diam Borong 2 Saham Bank BUMN
Terakhir, Joni Raini tercatat melakukan pembelian saham BNGA sebanyak 54.400 lembar saham senilai Rp96,56 juta. Dengan transaksi tersebut, kepemilikan saham Joni di BNGA menjadi 299.301 lembar saham.
Adapun tujuan pembelian saham oleh para direksi tersebut merupakan Program Material Risk Taker (MRT). (*)
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More