”Para pekerja sektor informal seperti mitra kami sering dianggap tidak bankable sehinggga mengalami kesulitan saat mengakses produk perbankan,” ujar Nadiem di Jakarta, Selasa, 9 Mei 2017.
Sebelumnya GO-JEK juga telah bekerja sama dengan lembaga jasa keuangan lain untuk membantu mitra mendapatkan akses kepada produk tabungan dan ATM serta asuransi. Untuk tahap awal, program kerja sama dengan tiga bank ini sudah bisa dinikmati oleh mitra di kawasan Jabodatabek.
Direktur BTN, Handayani menyambut baik kemitraan dengan GO-JEK, selain sejalan dengan misi Otoritas Jasa Keuangan untuk meningkatkan inklusi keuangan, kerja sama ini sejalan dengan komitmen BTN untuk menyukseskan program sejuta rumah yang dicanangkan Pemerintah.
“Melalui BTN, para mitra driver GO-JEK dapat memiliki rumah dengan DP yang terjangkau dan suku bunga yang rendah dan tetap selama 20 tahun. Mereka juga bisa memanfaatkan KPR BTN Mikro untuk pekerja informal yang sudah kami miliki sebelumnya,” ucap Handayani. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More
Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More
Poin Penting Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan kredit perbankan tumbuh sekitar 10 persen… Read More
Poin Penting Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump menyepakati tarif resiprokal 19… Read More
Poin Penting PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) proyeksikan penjualan mobil bekas naik jelang mudik… Read More