Perayaan HUT kemerdekaan RI di kantor Astra International. (Foto: Dok. AI)
Jakarta–Direktur Independen PT Astra International Tbk (Astra) Gunawan Geniusahardja mengungkapkan tiga anak usaha Astra akan menerbitkan saham baru (rights issue) guna meraup dana segar dari pasar modal.
Tiga anak usaha tersebut yakni PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Bank Permata Tbk (BNLI), dan PT Acset Indonusa Tbk (ACST).
“Untuk AALI rights issue Rp4 triliun, Bank Permata Rp5,5 triliun, dan Acset Indonusa pun akan kita rights issue kan,” kata Gunawan, usai ditemui saat RUPST Astra International di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu, 27 April 2016.
Astra International sendiri menurut Gunawan, memiliki saham yang dominan di tiga perusahaan tersebut. Jikalau banyak pemegang saham yang tidak melakukan rights issue, maka Astra sebagai induk perusahaan yang akan menjadi stand bye buyer.
“Standby buyer atau ambil alih itu akan didatangkan dananya dari arus kan induk perusahaan. AALI kita punya 79 persen saham, nanti ada pemegang saham yang tidak mengikuti right issue maka akan kita ambil alih. Begitu juga di Permata Bank kita punya 44 persen, kalau ada pemegang saham yang tidak ikut maka kita akan ambil alih juga,” papar Gunawan.
Pada kuartal I-2016, Astra Agro Lestari membukukan laba bersih sebesar Rp418 miliar, angka itu mengalami kenaikan 168 persen bila dibanding periode yang sama tahun 2015.
Sementara Bank Permata di kuartal I-2016 merugi Rp376 miliar, dari posisi masih meraih keuntungan Rp567 miliar di kuartal I-2015. Sedangkan aset Indonusa meraih laba Rp19 miliar, atau naik 59 persen dari periode yang sama tahun lalu. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More
Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More
Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More
Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More