Tiga Alasan Pertumbuhan BPD Lebih Baik Dibanding Bank Konven saat Pandemi

Tiga Alasan Pertumbuhan BPD Lebih Baik Dibanding Bank Konven saat Pandemi

Pean BPD
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit Bank Pembangunan Daerah (BPD) per Juli 2021 mencapai 6,04%. Peningkatan ini menjadi yang tertinggi jika dibandingkan dengan Bank BUMN maupun Bank Asing.

Menurut Ekonom Ryan Kiryanto ada beberapa alasan mengapa BPD mampu lebih ekspansif di tengah pandemi Covid-19. “BPD memiliki sebuah keunggulan yang mungkin tidak dimiliki bank konvensional lain. Satu, BPD punya captive market. Siapa? Para pegawai Pemda,” jelas Ryan kepada Infobank seperti dikutip Selasa, 14 September 2021.

Lalu, keunggulan kedua jelas Ryan adalah pemahaman BPD yang baik akan kondisi ekonomi daerahnya. Pemahaman ini menuntun BPD kepada tingkat kepercayaan yang lebih baik kepada nasabah-nasabahnya di bandingkan perbankan konvensional lain. Sehingga, BPD tahu mana yang layak mendapat kredit dan tidak.

“Inilah yang menguatkan dugaan saya akan mengapa debitur BPD lebih ekspansif dalam menyalurkan kredit. Alasannya karena mereka lebih mengenal daerah beserta potensi ekonominya dan BPD juga lebih mengenal profil calon debiturnya,” tambahnya.

Alasan ketiga adalah adanya keterikatan emosional antara pengusaha lokal dengan BPDnya. Beberapa pelaku usaha merasa lebih cocok dengan mengajukan pinjaman ke BPD yang ada di sekitarnya. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]