Jakarta – PT Tifa Finance Tbk (TIFA) kembali meraih pinjaman perbankan guna menjalankan kegiatan usahanya dalam bidang pembiayaan.
Sekretaris Perusahaan Perseroan, Riscky Aditya, dalam keterangan Selasa, 22 Agustus 2017 menyebutkan bahwa perseroan telah menandatangani perjanjian pinjaman dengan PT Bank Central Asia Tbk di 21 Agustus 2017 kemarin.
Adapun perjanjian kredit dalam bentuk installment loan 14 dan 15 dimana installment loan 14 senilai Rp100 miliar dan installement loan15 sebesar Rp50 miliar. Dana ini akan digunakan untuk menambah kegiatan usaha perseroan.
Sekedar informasi, perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp90,70 miliar hingga semester I 2017 naik dibandingkan pendapatan Rp86,35 miliar pada periode sama tahun sebelumnya.
Laba tahun berjalan diraih Rp13,36 miliar naik dari laba tahun berjalan hingga Juni 2016 yang Rp12,12 miliar atau Rp12,38 per saham dari Rp11,23 per saham tahun sebelumnya.
Sementara total aset perseroan hingga 30 Juni 2017 mencapai Rp1,52 triliun naik dari total aset hingga 31 Desember 2016 yang Rp1,40 triliun. (*)
Bank Muamalat kembali menghadirkan Program Rindu Haji sebagai apresiasi bagi nasabah yang berkomitmen menabung untuk… Read More
Poin Penting Target kredit 2026 sebesar 7–9 persen, lebih rendah dari realisasi 2025 yang tumbuh… Read More
Poin Penting DBS Foundation bekerja sama dengan UNICEF menyiapkan program senilai USD 2,7 juta untuk… Read More
Poin Penting BEI melakukan evaluasi mayor dan minor sejumlah indeks untuk periode Februari 2026, dengan… Read More
Poin Penting Puradelta Lestari menargetkan prapenjualan senilai Rp2,08 triliun pada 2026, dengan lahan industri sebagai… Read More
Poin Penting Empat alumni LPDP telah mengembalikan dana hingga Rp2 miliar per orang karena tidak… Read More