Jakarta–Kabar tidak lolosnya Muliaman D. Hadad dalam seleksi untuk menjadi Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2017-2022 mengejutkan dan menimbulkan tanda tanya besar. Kalangan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) pun mempertanyakan tidak lolosnya Muliaman ke tahap berikutnya.
Sejumlah pengurus yang terdiri para ekonom ternama menyebut, tidak lolosnya Muliaman perlu penjelasan yang lebih detail. ”Pak Muliaman tidak lebih buruk dari calon yang lolos kalau kriterianya hanya buat makalah, rekam jejak dan penilaian masyarakat,” kata seorang pengurus ISEI yang namanya minta dirahasiakan.
Kabar tidak lolosnya Muliaman, juga mengejutkan sejumlah bankir. Satu sisi bankir merasa senang ada nama-nama dari industri masuk sebagai calon DK OJK ke depan, tapi tidak diloloskannya Muliaman dan 4 anggota DK OJK lainnya, sepertinya menilai Lembaga OJK dinilai gagal dalam pengawasan. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting E-wallet berkembang optimal melalui kolaborasi lintas platform dan bukan sekadar transformasi menjadi super… Read More
Poin Penting OJK Jambi awasi ketat tindak lanjut PT Bank Pembangunan Daerah Jambi pascagangguan ATM… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencatat kredit Rp1.511,4 triliun per Januari 2026, naik 15,62 persen yoy,… Read More
Poin Penting Mochtar Riady melalui OUE Commercial REIT menjajaki penjualan One Raffles Place dengan estimasi… Read More
Poin Penting Kadin–Perumnas MoU percepat Program Perumahan Nasional lewat sinergi BUMN dan dunia usaha Perluas… Read More
Poin Penting Menag Nasaruddin Umar melaporkan ke KPK soal penerimaan fasilitas jet pribadi dari OSO… Read More