Perbankan

Tidak Benar PPA Akan Lego Saham KB Bukopin ke Kookmin Bank

Jakarta – Kabar yang beredar di publik tentang Perusahaan Pengelola Aset (PPA) yang dikabarkan akan melego 1,53% saham PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) kepada KB Kookmin Bank, tidak benar. Hal tersebut disampaikan sumber Infobanknews di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

PPA adalah perusahaan BUMN yang bernaung di bawah payung Danareksa, perusahaan yang fokus menyediakan jasa pengelolaan BUMN lain untuk tujuan tertentu, misalnya untuk restrukturisasi, revitalisasi, atau divestasi.

Sebagai pemegang saham, PPA memiliki kesempatan untuk membeli saham atau efek ekuitas lain yang diterbitkan perusahaan sebelum ke perusahaan lain atau HMETD. “Saat ini PPA memiliki 1,53% setelah HEMTD, dari sebelumnya 3,18%,” ujar sumber tersebut kepada Infobanknews.

Sementara saat dikonfirmasi dari pihak Bank KB Bukopin mengaku bahwa hingga saat ini belum ada info terkait dengan beredarnya informasi mengenai PT PPA yang dikabarkan akan melego 1,53% saham Bank KB Bukopin kepada KB Kookmin Bank.

“Sampai saat ini blm ada info terkait hal tersebut,” ungkap Corporate Secretary Bank KB Bukopin, Slamet H Pradhana,” melalui pesan singkatnya kepada Infobanknews.

KB Kookmin Bank sendiri merupakan raksasa keuangan dari Korea Selatan yang sejak 2020 menjadi pemegang saham pengendali Bank Bukopin dengan kepemilikan saat ini sebesar 67,00% dari total saham, sementara sisanya yakni 33,00% dimiliki oleh publik.

KB Kookmin Bank berkomitmen untuk terus memperkuat permodalan Bank KB Bukopin Tbk. Adapun modal inti KB Bukopin secara konsolidasi per Juni 2022 mencapai Rp 6,11 triliun, dengan posisi capital adequacy ratio (CAR) sebesar 18,83%. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

2 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

3 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

3 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

3 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

3 hours ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

6 hours ago