Donald Trump kembali terpilih jadi Presiden AS. (Foto: istimewa)
Jakarta – Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin sore (13/6/2023) waktu setempat tiba di Miami untuk menghadapi sidang dakwaan pidana federal pada Selasa (14/6/2023).
Diketahui, Trump didakwa oleh dewan juri federal lantaran menyimpan dokumen rahasia pemerintah dan obstruction of justice.
“Kita semua harus kuat dan mengalahkan kaum Komunis, Marxis, orang gila radikal kiri yang secara sistematis menghancurkan negara kita,” tulis Trump di sosial media, dinukil AFP, Selasa, 14 Juni 2023.
Sesuai jadwal, Trump akan menjalani persidangan sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Apabila terbukti bersalah dari deretan tuntutan yang diarahkan padanya, politisi Partai Republik ini terancam hukuman bui hingga puluhan tahun.
Di mana, dirinya akan menerima tujuh dakwaan dari pengadilan, salah satunya berkaitan dengan konspirasi. Dia juga disebut akan diamankan sebelum persidangan, dan menerima perlakuan layaknya terdakwa pemerintah Federal.
Trump juga dituduh dengan sengaja menyimpan arsip rahasia pemerintah, menolak untuk mengembalikan dokumen tersebut, berkonspirasi untuk mengalangi penyelidikan, hingga dituduh membagikan rahasia sensitif pemerintah AS dengan pihak-pihak yang tidak memiliki izin keamanan.
Tentu saja, Trump meyanggah semua tuduh tersebut seperti yang diumumkan di situs Truth Social miliknya. Ia menulis dengan huruf besar bahwa ia tidak bersalah. Tidak ada mantan presiden Amerika yang menghadapi dakwaan federal. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More