Rupiah Masih Akan Lanjutkan Penguatannya
Jakarta – Meningkatnya konsumsi rumah tangga yang didorong oleh penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1438 Hijriah, akan ikut menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II 2017 yang diperkirakan akan membaik.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara, di Jakarta, Kamis, 15 Juni 2017 mengatakan, konsumsi rumah tangga yang kuat, tumbuhnya ekspor dan meningkatnya investasi telah membuat pertumbuhan ekonomi membaik di kuartal kedua tahun ini.
“Ekspor tumbuh cukup baik sejalan dengan berlanjutnya perbaikan ekonomi global dan kenaikan harga beberapa komoditas global,” ujarnya di Jakarta, Kamis, 15 Juni 2017.
Sementara itu, investasi mengalami peningkatan didorong oleh investasi bangunan, baik terkait proyek infrastruktur pemerintah maupun sektor properti swasta, serta perbaikan investasi nonbangunan pada aktivitas sektor berbasis komoditas dan konstruksi.
“Ke depan, BI memperkirakan perekonomian Indonesia pada 2017 tumbuh dalam kisaran 5,0-5,4 persen (yoy). Prospek perbaikan ekonomi tersebut terutama ditopang oleh ekspor dan investasi yang terus meningkat, serta konsumsi rumah tangga yang tetap kuat,” ucapnya. (*)
Poin Penting Pada pembukaan 27 Februari 2026, IHSG turun 0,30% ke level 8.210,43 dengan 663,67… Read More
Poin Penting Bank Saqu fokus meningkatkan engagement, event komunitas, promo digital, dan fitur aplikasi untuk… Read More
Poin Penting IHSG berpotensi lanjut melemah ke level 8.150 pada perdagangan 27 Februari 2026 setelah… Read More
Poin Penting Nanovest mengandalkan aplikasi sederhana dan user friendly tanpa grafik rumit untuk menarik investor… Read More
Poin Penting Kinerja TUGU dan TuguRe tumbuh dengan premi, underwriting, dan laba bersih meningkat signifikan… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More