Thomas Djiwandono berdiri saat dipanggil Presiden Prabowo Subianto dalam pengumuman jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Poin Penting
Jakarta – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih periode 2026-2031 Thomas Djiwandono mengaku telah bertemu secara langsung dengan Gubernur BI Perry Warjiyo pada hari ini Rabu, 28 Januari 2026.
Thomas mengatakan pertemuannya dengan Perry dimanfaatkannya untuk membahas sejumlah hal penting.
“Saya tadi baru saja, sebelum ini, bicara khusus dengan Pak Gubernur BI, saya sowan kepada beliau,” kata Thomas dalam media briefing di Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026.
Meski demikian, Thomas mengaku belum terdapat pembicaraan terkait dengan tugas yang akan dijalankannya nanti di bank sentral Indonesia tersebut.
Baca juga: Thomas Djiwandono Buka Suara soal Minim Pengalaman Moneter di BI
“Soal penugasan khusus, nanti akan diumumkan nanti sesudah melalui proses di Mahkamah Agung (MA),” jelasThomas.
Thomas menyatakan, mendengar berbagai masukan dari Perry. Mengenai masukan yang diberikan, Thomas menyebut belum dapat membeberkannya ke publik.
Baca juga: Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Apa Dampaknya bagi Pasar Saham?
Selain itu, Thomas juga berencana mencari waktu untuk berbicara dengan Presiden Prabowo Subianto. Dia menyebut belum bertemu dengan presiden sejak terakhir bertemu di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss.
“Tapi, sudah memohon waktu karena saya mau pamit dari kabinet. Jadi, saya belum bertemu beliau dan saya sudah meminta waktu untuk bertemu dengan beliau,” ungkapnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kinerja Bank Aladin Syariah tumbuh solid, dengan aset mencapai Rp14 triliun dan nasabah… Read More
Poin Penting Adopsi AI dan regulasi menjadi tantangan utama industri 2026, menuntut model bisnis berkelanjutan… Read More
Poin Penting Thomas Djiwandono mengakui tidak memiliki latar belakang moneter, namun yakin kapabilitas lain dapat… Read More
Poin Penting Integrasi data pascamerger jadi kunci kinerja BSI, dengan membangun single source of truth… Read More
Poin Penting ASBISINDO menilai perbankan syariah 2026 relatif stabil, namun penguatan fundamental bisnis menjadi tantangan… Read More
Poin Penting IHSG ditutup anjlok 7,35 persen ke level 8.320,55, dengan tekanan jual masif di… Read More