Jakarta – Penggunaan thermal (temperature/thermometer) gun sedang ramai diperbincangkan setelah munculnya sebuah video yang mengatakan penggunaan laser berbahaya bagi otak, saat alat itu ‘ditembakkan’ berkali-kali ke arah dahi.
Faktanya, mengutip situs satgas penanganan covid-19, hal tersebut tidaklah benar.
Seperti diketahui, sejak pandemi covid-19 berlangsung, melakukan pengecekan suhu di ruang publik sebagai tindakan preventif bagian dari penanganan covid-19 sudah menjadi hal lumrah.
Untuk mengurangi kontak fisik, maka penggunaan thermal gun yang diarahkan ke dahi juga sudah menjadi hal yang biasa dilihat.
Hal ini aman dilakukan, karena thermal gun tidak menggunakan sinar laser ataupun sinar radio aktif (x-ray). Sehingga thermal gun yang diarahkan ke dahi tidak merusak otak.
Buat masyarakat yang ingin mencari tahu informasi tentang covid-19, masyakat bisa mengecek di website https://covid19.go.id/ atau media sosial @lawancovid19_id. (*)
Poin Penting Inflasi Februari 2026 capai 4,76 persen yoy, didorong kenaikan IHK dari 105,48 menjadi… Read More
Poin Penting Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Februari 2026 sebesar 0,68 persen (mtm), dengan IHK… Read More
Poin Penting Nadiem Makarim mendirikan Gojek (2010) hingga merger dengan Tokopedia membentuk GoTo Group pada… Read More
Oleh Wilson Arafat, GRC Specialist PADA suatu hari, penulis jogging santai melintasi kawasan yang sedang… Read More
Poin Penting Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengembalikan mobil dinas baru senilai Rp8,49 miliar yang dibeli… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 2,65 persen ke 8.016,83; 671 saham melemah,… Read More