Ilustrasi: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan Kamis (29/1/2026). Rupiah dibuka di level Rp16.767 per dolar Amerika Serikat (AS), turun 0,27 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.722 per dolar AS.
Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro menyampaikan bahwa Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuannya pada kisaran 3,5-3,75 persen dalam hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) Januari 2026.
“Suku bunga ditahan ini sesuai dengan ekspektasi, setelah tiga kali pemotongan suku bunga berturut-turut tahun lalu yang mendorong biaya pinjaman ke level terendah sejak 2022,” kata Andry, Kamis, 29 Januari 2026.
Baca juga: Rupiah Dibuka Perkasa di Tengah Proyeksi The Fed Tahan Suku Bunga
Dalam konferensi pers, Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan ekonomi AS memasuki 2026 dengan fondasi yang kuat dan tingkat suku bunga saat ini dinilai tepat untuk mencapai dua mandat utama bank sentral.
Namun, dua gubernur The Fed, Stephen Miran dan Christopher Waller, menyatakan dissent dengan mendorong pemangkasan suku bunga lanjutan sebesar 25 basis poin.
“Para pembuat kebijakan mencatat bahwa aktivitas ekonomi telah berkembang dengan kecepatan yang solid, pertumbuhan lapangan kerja tetap rendah, dan tingkat pengangguran menunjukkan beberapa tanda stabilisasi, sementara inflasi tetap agak tinggi,” tambahnya.
Andry menambahkan, The Fed menegaskan akan terus mencermati data ekonomi terbaru, perkembangan prospek, serta keseimbangan risiko sebelum menentukan arah kebijakan suku bunga berikutnya.
Baca juga: BEI Kembali Aktifkan Trading Halt usai IHSG Turun 8 Persen ke Level 7.654
Sementara itu, dolar AS diperdagangkan menguat di level 96,6, mengakhiri tren penurunan selama empat sesi berturut-turut. Penguatan dolar dipicu oleh pernyataan Menteri Keuangan AS, Bessent, yang meredam spekulasi intervensi AS di pasar valuta asing.
Ke depan, Andry memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang terbatas sepanjang hari ini.
“Pandangan kami rupiah hari ini akan bergerak di sekitar Rp16.685 dan Rp16.750 per dolar AS,” ujar Andry. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Outflow investor asing pada perdagangan 28 Januari 2026 mencapai Rp6,12 triliun, dengan tekanan… Read More
Poin Penting BRI menyalurkan KPR subsidi Rp16,16 triliun hingga akhir 2025 kepada lebih dari 118… Read More
Poin Penting Sebanyak 41 persen keputusan investasi IT dipimpin CIO/Technology Leaders, namun keterlibatan CEO dan… Read More
Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 29 Januari 2026 di… Read More
Poin Penting IHSG anjlok 8% ke level 7.654, mendorong BEI kembali memberlakukan trading halt. Trading… Read More
Poin Penting IHSG dibuka melemah 4,10% ke level 7.979, dengan tekanan jual mendominasi mayoritas saham… Read More