Jakarta – Federal Reserve Chair Jerome Powell memutuskan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) akan mulai mengurangi pembelian obligasi negara dan aset lainnya atau tapering off sebelum akhir tahun. Meskipun demikian, The Fed tidak akan buru-buru untuk menaikkan suku bunga.
Powell mengungkapkan, perekonomian saat ini telah memasuki kemajuan yang substansial. Keadaan ini menjadi salah satu syarat untuk melakukan tapering atau pengurangan pembelian aset.
“Pandangan saya dan anggota lainnya adalah jika ekonomi berkembang seperti yang diharapkan, maka ini adalah saat yang tepat untuk mulai mengurangi laju pembelian aset tahun ini,” ujar Powell pada simposium bank sentral Jackson Hole seperti dikutip Sabtu, 28 Agustus 2021.
Lebih lanjut, Powell mengingatkan agar tidak menginterpretasikan pengurangan pembelian aset sebagai sinyal kenaikan suku bunga. Ia mengungkapkan suku bunga akan terus bertahan hingga perekonomian stabil dan inflasi berada di level 2%.
“Waktu dan kecepatan pengurangan pembelian aset yang akan datang tidak dimaksudkan untuk membawa sinyal mengenai kenaikan suku bunga, di mana kami telah mengartikulasikan tes yang berbeda dan secara substansial lebih ketat untuk hal tersebut,” lanjutnya (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More
Poin Penting Mochamad Andy Arslan Djunaid resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Asuransi… Read More
Poin Penting IHSG menguat tipis 0,30 persen ke level 8.146,71 dengan nilai transaksi Rp25,74 triliun… Read More
Poin Penting Ekonomi RI 2025 diproyeksi tumbuh 5,07 persen yoy, lebih tinggi dari realisasi 2024… Read More
Poin Penting Saham BBTN menguat 3,27 persen ke Rp1.265, menjadi bank BUMN dengan kenaikan year… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, Bank Mandiri merealisasikan 1.174 program TJSL di 12 wilayah Indonesia sebagai… Read More