Jakarta – Federal Reserve Chair Jerome Powell memutuskan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) akan mulai mengurangi pembelian obligasi negara dan aset lainnya atau tapering off sebelum akhir tahun. Meskipun demikian, The Fed tidak akan buru-buru untuk menaikkan suku bunga.
Powell mengungkapkan, perekonomian saat ini telah memasuki kemajuan yang substansial. Keadaan ini menjadi salah satu syarat untuk melakukan tapering atau pengurangan pembelian aset.
“Pandangan saya dan anggota lainnya adalah jika ekonomi berkembang seperti yang diharapkan, maka ini adalah saat yang tepat untuk mulai mengurangi laju pembelian aset tahun ini,” ujar Powell pada simposium bank sentral Jackson Hole seperti dikutip Sabtu, 28 Agustus 2021.
Lebih lanjut, Powell mengingatkan agar tidak menginterpretasikan pengurangan pembelian aset sebagai sinyal kenaikan suku bunga. Ia mengungkapkan suku bunga akan terus bertahan hingga perekonomian stabil dan inflasi berada di level 2%.
“Waktu dan kecepatan pengurangan pembelian aset yang akan datang tidak dimaksudkan untuk membawa sinyal mengenai kenaikan suku bunga, di mana kami telah mengartikulasikan tes yang berbeda dan secara substansial lebih ketat untuk hal tersebut,” lanjutnya (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More