Market Update

Terus Tunjukan Penguatan, IHSG Ditutup Menghijau 0,70%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini ditutup menghijau sebesar 46,22 poin atau kembali menguat 0,70% ke level 6688,05 dari dibuka di level 6.641,83 pada pembukaan perdagangan hari ini (13/1).

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 250 saham terkoreksi, 279 saham menguat, dan 188 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 19,6 miliar saham diperdagangkan dengan 1,07 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp9,94 triliun.

Hal positif tersebut juga diikuti oleh beberapa indeks yang kembali memasuki zona hijau, seperti IDX30 menguat 1,07% menjadi 476,09, LQ45 menguat 0,86% menjadi 913,32, SRI-KEHATI menguat 1,20% menjadi 403,68, dan JII menguat 0,65% menjadi 581,82.

Kemudian, tercatat hanya sektor non-siklikal yang mengalami pelemahan, yang melemah 0,58%. Sedangkan, sektor lainnya menunjukan penguatan, sektor tersebut diantaranya, sektor bahan baku menguat 1,55%, sektor transportasi menguat 0,66%, sektor keuangan menguat 0,59%, sektor industri menguat 0,56%, dan sektor siklikal menguat 0,52%.

Sedangkan, sektor lainnya yang menguat adalah sektor teknologi menguat 0,27%, sektor energi menguat 0,26%, sektor kesehatan menguat 0,21%, sektor properti menguat 0,15%, dan sektor infrastruktur menguat 0,05%.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Pan Brothers Tbk (PBRX), PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Sedangkan saham top losers adalah PT Mitra Tirta Buwana Tbk (SOUL), PT Lavender Bina Cendikia Tbk (BMBL), dan PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

5 mins ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

23 mins ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

2 hours ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

2 hours ago

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

3 hours ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

4 hours ago