Dua orang pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu, 13 Agustus 2025, lanjut ditutup naik ke level 7.891,28 dari posisi 7.791,69 atau menguat sebanyak 1,28 persen atau bertambah 99 poin.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 20,04 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,30 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp11,26 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 238 saham terkoreksi, sebanyak 356 saham menguat dan sebanyak 197 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat 0,78 Persen Dekati Level 7.900
Lebih lanjut, mayoritas sektor tercatat menguat, dipimpin sektor teknologi yang naik 5,61 persen. Kenaikan juga terjadi pada sektor properti (2,21 persen), kesehatan (1,28 persen), siklikal (1,24 persen), infrastruktur (1,11 persen), energi (1,03 persen), industri (0,81 persen), dan bahan baku (0,49 persen).
Sementara itu, tiga sektor melemah, yakni transportasi (-0,32 persen), non-siklikal (-0,10 persen), dan keuangan (-0,04 persen).
Baca juga: IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Ini Sentimen Pendorongnya
Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak menguat, dengan Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,58 persen, Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 1,37 persen, dan Hang Seng Index menguat 1,93 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Friderica Widyasari Dewi ditunjuk sebagai Anggota DK OJK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua,… Read More
Poin Penting Ekonom CSED INDEF menekankan kepastian regulasi, dengan meminta BEI dan OJK tetap dikelola… Read More
Poin Penting LPDB fokus membiayai UMKM yang belum bankable melalui skema pembiayaan produktif berbasis koperasi,… Read More
Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 25–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, dipicu… Read More
Poin Penting Transaksi digital Livin’ by Mandiri mendominasi, dengan 99,2% transaksi ritel non-tunai dilakukan secara… Read More
Poin Penting Ekonom desak konsolidasi cepat OJK menyusul pengunduran diri beruntun petinggi agar roda organisasi… Read More