Market Update

Terus Meroket, IHSG Ditutup Menghijau 0,81%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada sore hari ini (19/1) ditutup menghijau sebesar 55,02 poin atau menguat 0,81% ke level 6.874 dari dibuka di level 6.819 pada pembukaan perdagangan hari ini.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 256 saham terkoreksi, 257 saham menguat, dan 204 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 20,9 miliar saham diperdagangkan dengan 1,09 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp8,96 triliun.

Hal positif tersebut juga diikuti oleh beberapa indeks yang mengalami penguatan, seperti IDX30 menguat 0,40% menjadi 491,05, LQ45 menguat 0,36% menjadi 941,01, SRI-KEHATI menguat 0,51% menjadi 415,72, dan JII menguat 0,06% menjadi 591,84.

Kemudian, terdapat beberapa sektor yang mengalami pelemahan, diantaranya, sektor kesehatan melemah 0,92%, sektor infrastruktur melemah 0,37%, sektor teknologi melemah 0,21%, dan sektor transportasi melemah 0,16%.

Sedangkan, sektor lainnya menunjukan penguatan, sektor tersebut diantaranya, sektor energi menguat 2,44%, sektor industrial menguat 0,98%, sektor keuangan menguat 0,47%, sektor bahan baku menguat 0,31%, sektor siklikal menguat 0,27%, sektor non-siklikal menguat 0,16%, dan sektor properti menguat 0,04%.

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR), PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU), dan PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE). Sedangkan saham top losers adalah PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP), PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), dan PT Roda Vivatex Tbk (RDTX).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT MNC Energy Investments Tbk (IATA), dan PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA). (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Kredit Amar Bank Melesat 35 Persen di 2025, Dorong Pertumbuhan Laba

Poin Penting Laba Amar Bank naik 16,1% menjadi Rp249,6 miliar, tertinggi sepanjang sejarah. Kredit tumbuh… Read More

20 mins ago

Pergeseran Gaji PPL ke Bank Himbara, “Membunuh” BPD Secara Sistemik

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank INDONESIA sedang berputar hebat. Dalam politik ekonomi perbankan… Read More

49 mins ago

BPJS Kesehatan Buka Suara soal Bayi Baru Lahir Otomatis Terdaftar JKN, Ini Faktanya

Poin Penting Bayi baru lahir belum otomatis menjadi peserta JKN, tetap harus didaftarkan. BPJS masih… Read More

2 hours ago

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

9 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

12 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

13 hours ago